Showing posts with label Cerita Saia ^^. Show all posts
Showing posts with label Cerita Saia ^^. Show all posts

Monday, 17 October 2016

Arsyila Farzana El Hazima

Arsyila Farzana El Hazima
Artinya : Anak perempuan yang tegas, teliti, cermat, bijak, pandai yang beruntung, kelak memiliki jalan penghidupan yang tentram, merdeka, bahagia, dan sempurna

Arsyila (Arab): Jalan penghidupan yang tentram, merdeka, bahagia dan sempurna.
Farzana (Islami): Bijak, pandai; yang beruntung.
Hazima: Tegas, Teliti/cermat, bijak.

Friday, 3 June 2016

Tentang 36 Impian

Tentang 36 Impian yang di tulis 4 tahun yang lalu, beberapa sudah tercapai, yang lain dalam proses dan yang lainnya harus di revisi bahkan di coret dari list

Beranilah Bermimpi Besar,, karena mimpi adalah harapan, jadi bangkitlah meraih mimpi,,,

Dan inilah 36 mimpiku untuk beberapa tahun kedepan :

1. Menyelesaikan Kuliah tepat waktu, yaitu 2013 dengan IPK "Dengan Pujian". DONE

2. Menikah dengan seorang laki-laki Sholeh, yang ....................... :) DONE

3. Tahun ini ke Bromo dan "adventures in Java" Jakarta-Bandung-Surabaya-Sidoarjo-Bromo-Batu-Jogja-Borobudur-Bandung-Jakarta (Insya Allah Terwujud, Nabung-nabung ^^) BARU JAKARTA BANDUNG JOGJA

4. Jalan-jalan keliling Indonesia n wisata kuliner, keliling Sumbar, Natuna, Bangka belitung, Kepri, Lombok, Raja ampat, Wakatobi, kepulauan seribu dll.

5. Jalan-Jalan ke luar negeri, Malaysia, Jepang, Brunei, Korea Selatan, Mesir, Arab Saudi (Haji & Umroh) dll. BARU MALAYSIA

6. Punya anak kembar. DALAM PROSES :D

7. Menaikan haji orang tua (semua anak muslim pasti punya cita-cita yang sama saya rasa).

8. Kuliah S2 Ekonomi Islam Di Mesir. Kemungkinan di ganti Kuliah S2 Ekonomi Islam Di Brunai, rencana, mau apply Beasiswa tahun ini, Insya Allah..

9. Punya sekolah Islam Internasional di Batam, untuk tingkat SD-SMA/SMK, dan itu khusus untuk anak-anak yang tidak mampu (klo impian yang satu ini butuh modal yang sangat Buuuuuuuuuuaaaaaaaaaaaaaaaaaanyak sekali hehehehe.... Insya Allah terwujud, tak Ada yang mustahil bagi Allah).

10. Punya toko Pakaian/Butik sendiri. DALAM PROSES jualan Online dulu

11. Menjadi guru atau Dosen. setelah nyoba mengajar untuk lembaga pendidikan setara D1 dan saya nyerah, ga cocok banget dengan saya dan saya nggak bakat.

12. Menjadi Penulis Best Seller di Indonesia.

13. Membuat Workshop Menulis bersama Asma Nadia di Batam ( melalui EO MC Batam) .

14. Merayakan Milad dengan anak-anak yatim di panti asuhan.

15. Punya usaha sampingan sendiri yang benar-benar di urus dengan baik dan menguntungkan. DALAM PROSES 

16. Menyelesaikan pembangunan Rumah yang belum selesai. DALAM PROSES 

17. Membantu Papa untuk membangun 5 buah ruko. DALAM PROSES 

18. Liburan bareng dengan Bang Ori, Latip, Bang Zakir, Didin, Bang Rikal, Siti, mas juwi, mbak reni, dan Tia ke suatu tempat di Luar Batam.

19. Menetap beberapa bulan atau beberapa tahun di Jepang.

20. Membantu Mama dan Papa untuk menyelesaikan sekolah adik-adik. DALAM PROSES

21. Acara perdana MC Batam Bedah Buku Salim A fillah bulan depan berjalan lancar dan sukses. DONE

22. Punya perpustakaan  mini dirumah. DONE

23. Punya anak-anak yang sholeh dan sholehah yang menjadi penghafal Al-qur'an. DALAM PROSES

24. Balik ke Tanjung Ampalu, Sijunjung dan ngumpul bareng dengan temen-temen SMP.

25. Punya Rumah Makan Padang yang besar dan terkenal yang diminati Wisatawan Mancanegara.

26. Membuat kegiatan "100 parcel untuk Tukang sapu jalanan". DONE

27. Punya Restoran "Sambalado ayank"

28. Makan Kerak telor di Monas :D DONE

29. Makan "Kimchi" asli dari Korea

30. Jadi Konsultan Perbankan Syariah Nasional

31. Punya Mobil sendiri

32. Laser mata / Lasik jadi tak perlu pakai kacamata lagi

33. Menjejak kan kaki di Alexandria ^^

34. Reunian SD.

35. Makan "Ramen" lagi :D

36. Metik Buah anggur, apel,strawberry  langsung dari pohonnya (klo ini adanya di jawa) DONE




Semoga impian-impian yang lain segera terwujud, Aamiin Yaa Robbal Aalaamiin...

Tuesday, 26 January 2016

Resolusi 2016

Assalamu'alaikum...

Kyaaa,, ternyata udah lama banget nggak nulis, nggak berasa udah penghujung januari 2016 aja. Sebenernya di akhir tahun kemaren udah wanti-wanti banget nulis tentang resolusi 2015 dan resolusi 2016, tapi baru punya mood nulis sekarang, harap di mengeti ya pemirsa hehehe..

Masih belum telat kan ya buat bahas resolusi 2016, kan masih awal bulan, sebelumnya saya bahas dulu ya resolusi tahun lalu yang Alhamdulillah banget kesampean, sebaik-baik manusia berencana, rencana Allah Subhanallahu Waa Ta'alaa memang Luar Biasaaaaa. Resolusi tahun lalu yang cuma satu itu akhirnya kesampean juga sebelum menutup tahun yaitu MENIKAH.

Untuk resolusi tahun ini juga cuma satu, nggak mau muluk-muluk, dan nggak mau bikin resolusi jalan-jalan, kenapa? karena ternyata suami nggak begitu hobi jalan (hiks..) untung aja dulu punya prinsip "nggak apa-apa sering melalak kemana-mana, mumpung masih gadis" dan ternyata bener setelah nikah, buat jalan ke pantai di sekitaran Batam aja susah bener T_T

Balik lagi ke Resolusi tahun ini, rencananya mau Resign jadi karyawan, maunya jadi Full time wife and mother aja, tapi tetep nyari penghasilan tambahan walaupun cuma dari rumah. Alhamdulillah lagi di penghujung tahun Allah Subhanallahu Waa Ta'alaa ngasih kado yang luar biasa, ternyata di dalam perut udah ada calon dedek bayi, sekarang udah jalan mingu ke 10 dan prediksi hari lahir kemungkinan di akhir Agustus, "semoga sehat terus ya dek, sampai lahiran" #elus-elus perut.

Semoga resolusi tahun ini kesampean, Insya Allah sebelum lebaran udah jadi Ibu rumah tangga beneran hehe..


Friday, 25 September 2015

Tentang Menikah


Hari ini Jumat keempat di bulan september, dan ternyata udah 3 minggu aja ganti status jadi istri hehe.. Alhamdulillah Syukur tak henti karena semua karunia dan nikmat yang Allah Subhanallahu Waa Ta'alaa yang sungguh luar biasa. Dari awal ta'aruf hingga proses lamaran dan akhirnya hari H yang hanya 3 bulan dan semua berjalan lancar. Allah lah yang mengatur semua ini hingga semuanya berjalan selancar itu, siapalah kami berdua awalnya, tak saling mengenal sama sekali, tak pernah berjumpa sekalipun (mungkin pernah tapi karena nggak saling kenal jagi nggak ngeh), ketemu pertama kali di depan orang tua dan dari lamaran ke hari H pernikahan hanya dipersiapkan kurang lebih satu bulan, semuanya mesti di kebut dan Alhamdulillah selesai tepat waktu.

Bukan Dian namanya kalau nggak stress ngadepin segala sesuatu hal (penyakit lama kumat lagi), apalagi ini persiapan pernikahan yang jelas sekali seumur hidup #insyaAllah, dari awal buka mata ampe merem lagi semua hal bahkan yang nggak penting sekalipun pasti terlintas di kepala, mulai dari undangan, suvenir, pelaminan, pakaian dll yang sungguh luar biasa, Alhamdulillah, banyak keluarga sahabat dan yang pasti suami (waktu itu masih calon hehe) yang ngebantuin.Terima kasih banyak buat semua yang sudah membantu dan mendoakan, semoga semua doanya di ijabah dan mantul ke yang mendoakan :)

Saya perkenalkan suami saya #cieilahhehe.. namanya Ifan Satria kelahiran Tanjung Pinang (budak melayu) keturunan Aceh dan Payakumbuh, nggak bisa bahasa Aceh dan nggak pernah mau bahasa minang sama Istrinya, entah kenapa :) karyawan salah satu perusahaan di Muka Kuning sebagai Engineer dan alumnus Universitas Riau.

Ternyata menjadi seorang Istri itu sungguh luar biasa, salut buat semua para istri apalagi buat para ibu, dan yang paling luar biasa adalah pacaran setelah nikah hehe,. mau ngapa-ngapain aja bebas, nggak takut dosa kan sama pasangan sendiri dan berpahala.


Menikah itu.......
cinta yang di rasa telah halal
setiap tatapan menjadi ibadah
setiap genggaman tangan mengugurkan dosa
hati terhimpun dalam jalinan yang di ridhoi
sama-sama saling bergandengan tangan menuju kepada Nya
padang luas pahala terhampar luas
awal baru sebuah kehidupan
bersama seseorang yang akan selalu ada dalam senang, susah, tangis dan tawa
bersama belajar tentang agama Nya
bersama menuju pintu surga Nya
bersama dalam ibadah kepada Nya
bersama mencapai Sakinnah, Mawaddah, Warrahmah,


Friday, 26 September 2014

Menemukan

Akhirnya menemukan sesuatu yang hilang dari diri, ternyata selama ini terlalu banyak melihat dan sejenak melupakan membaca, hobi yang sebenernya sudah menjadi bagian dari diri.

Seneng akhirnya bisa menemukan diri sendiri, maafkan saya yang beberapa bulan terakhir tersesat dan hilang arah :)

Seneng akhirnya bisa menvisualisasikan kembali kata-kata yang di rangkai oleh seorang penulis

Membaca itu jauh lebih menyenangkan dari pada menonton, walaupun keduanya hobi saya

Selamat menekuni untaian kata-kata kembali Dian :)

Thursday, 25 September 2014

Pertemuan pertama di pelaminan

Di titik keputusasaanku, jalan terang itu muncul begitu saja. Harapanku yang sempat sampai di titik nadir kini kembali menggebu. Walaupun sebenarnya aku sudah pasrah dengan semua ketentuanNya, tapi dalam relung hati aku masih berharap, berharap dalam setiap doa yang aku panjatkan. Di umurku yang sudah melebihi kepala tiga, aku tak kunjung menikah.

Siang itu, setelah aku menyelesaikan tugasku mengajar di kelas IV B, HPku berbunyi, ada sms yang masuk, segera ku buka dan ternyata sebuah sms dari pulau seberang, dari Wak Mur. "Assalamualaikum nduk, gimana kabarnya? sehat?" segera saja aku balas sms itu " Wa'alaikumusalam.. Alhamdulillah sehat wak, wak apa kabar? lama banget nggak dapat kabar dari wak? kangen hehe" setelah selesai mengetik segera aku kirim sms itu.

Selang beberapa menit hp ku kembali berbunyi, ternyata balasan dari wak mur " Alhamdulillah wak juga kangen, main lah ke Batam, atau perlu wak cariin orang Batam biar bisa tinggal di sini?" aku hanya tersenyum membaca balasan sms dari wak mur, kemudian hpku bunyi kembali ternyata masih sms dari wak mur "ini tawaran serius". dan entah kenapa selesai membaca kata-kata itu hatiku tiba-tiba berdebar kencang tak karuan, aku menghela nafas panjang dan berdoa dalam hati, "Ya Allah, jika ini jalan yang Engkau tunjukan maka permudahlah jalanku".

*****

Dari wak Mur, kini aku tau namanya, walau tak pernah bersitatap, entah kenapa hatiku selalu berdebar lebih kencang begitu mendengar namanya disebut. Namanya ku titipkan pada ibu dan ayah yang akan melaksanakan Umrah besok lusa, aku titipkan namanya untuk ibu dan ayah panjatkan di Tanah suci nanti. Jika memang dia adalah jodohku, aku meminta agar Allah SWT memudahkan jalanku menuju jalan yang di RidhoiNya, jika bukan jodohku, maka jangan biarkan dia mengotori hati dan pikiranku.

Selama Ibu dan Ayah berada di tanah suci selama itu juga aku menjalin komunikasi dengannya, walaupun hanya lewat HP, baik dengan SMS ataupun telepon. Aku juga mencari tau tentang dirinya dari Ibu-ibu Wirid di lingkungan kakakku tinggal. Dulu Aku pernah tinggal di Batam, tak begitu lama, tinggal dirumah kakakku yang bekerja di sana, sehingga aku akrab dengan ibuk-ibuk wirid di tempat tinggalnya.

Sepulangnya orang tuaku dari umrah, aku memantapkan hati untuk menerimanya, menerima nya sebagai calon imamku. Lamaran pun dilakukan via telepon, aku memutuskan untuk menikahinya tanpa bertemu langsung dengannya terlebih dahulu, aku begitu yakin dia akan menjadi imam yang baik bagiku kelak. dan orang tua dan keluarga besarku juga sudah menerimanya. Persiapan pun dilakukan, sebulan lagi pernikahan akan dilakukan di kotaku, dia dan keluarganya akan datang beberapa hari menjelang hari H. Sebenernya dia sudah mengirimkan fotonya melalui smartphone keponakanku, tapi entah mengapa aku hanya ingin melihat wajahnya langsung ketika kami di pelaminan nanti, dan akupun memintanya tidak melihat fotoku. 

*****

Dua hari menjelang hari H, adik-adiknya, tantenya, sahabat karibnya dan beberapa ibu-ibu anggota wirid kakakku datang menyertainya kekotaku. dia tinggal di rumah Abang keduaku, dan kami belum bertatap muka sama sekali. Di hari H, dia duduk di depan Ayahku, aku anak satu-satu yang belum menikah, ini akan menjadi tugas terakhirnya. MC sudah mengucapkan salam dan memulai acara, aku hanya bisa mendengarkan dari dalam kamar, kami memang tidak disandingkan ketika mengucapkan ijab kabul, karena belum muhrim, Jantungku berdebar-debar kencang sekali, tanganku basah karena keringat, berkali-kali aku menyekanya dengan tisu, dalam hati aku berdoa, "Ya, Allah semoga dia adalah imam terbaik yang engkau kirimkan untuk membimbingku untuk semakin mendekatkan diri kepada Mu, Aamiin.." 

"Saya terima nikahnya Raudah binti Abdul malik dengan seperangkat alat sholat dan 5 gram emas di bayar tunai" terdengar tegas dan lancar dia menjawab ijab yang di sampaikan oleh ayahku dan disambut dengan Korr "Saaaaah" dari para tamu yang datang. "Alhamdulillah, aku mengucap syukur yang teramat sangat, akhirnya aku menjadi Istri seseorang, semoga aku bisa menjadi istri yang baik".

Kakaku masuk ke dalam kamar dan menggandengku ke luar untuk menemui suamiku, dan begitu melihat wajahnya aku sempat kaget dan dalam hati aku berkata"bukankah dia laki-laki yang dulu sombong banget waktu kami menjadi Remaja Mesjid, nggak noleh sama sekali ketika disapa? dan ternyata sekarang dia menjadi suamiku, Allah sungguh luar biasa mengatur segala urusan hambaNya" aku tersenyum memandangnya dan diapun membalas dengan senyuman. 

~Selesai~

NB: Terinspirasi dari kisah nyata



Wednesday, 26 March 2014

Dian dan mimpi-mimpi

Saya dan mimpi-mimpi seperti tak kan pernah terpisah, ini tentang mimpi bukan impian, setiap tidur selalu saja dipenuhi mimpi-mimpi, bahkan ketika memejamkan mata hanya beberapa menit tetap saja diliputi mimpi.

Begitu bangun dari tidur selalu memikirkan, 
"tadi mimpinya tentang apa ya?"
"tadi mimpiin siapa ya?"

Ketika bermimpi tentang seseorang, sering kali karena sedang merindukan seseorang tersebut, tapi terkadang juga, memimpikan orang-orang yang bahkan tak terpikirkan sekalipun. 

Bukan hanya itu, berkali kali juga merasakan De Javu dalam kehidupan realitas, selalu merasa pernah mengalami suatu kejadian yang sama persis, dan di dalam hati selalu berkata "kayaknya pernah ngalamini kejadian persis sama sebelumnya" dan itu selalu di dalam mimpi.

Hanya sedikit khawatir, jika suatu saat nanti tak bisa membedakan mimpi dan kenyataan, tak lagi ada batas, tak ada lagi penghalang, semoga saja takkan pernah terjadi.


Thursday, 30 January 2014

Puzzle Kehidupan

Setiap orang di kehidupan saya itu ibarat sekeping Puzzle, dan kehidupan saya adalah gambar utuhnya. Jika satu saja kepingan puzzle itu tak ada maka gambar kehidupan saya takkan utuh. Siapapun orang tersebut yang pernah ada di kehidupan saya baik yang lama tinggal atau hanya mampir sebentar, mereka tetap menjadi bagian dari cerita kehidupan. Ada yang memberi bahagia, tawa, canda, persahabatan, kasih sayang ada juga yang memberi luka, dan air mata tapi bagaimanapun mereka tetap bagian terpenting dalam kehidupan karena setiap yang saya hadapi membuat saya mendewasa dari waktu ke waktu.

Begitupun saya bagi kehidupan seseorang, saya adalah sekeping puzzle yang mengutuhkan kehidupan mereka, ketika saya datang dan bertahan di samping mereka maupun saya singgah dan kemudian pergi, saya tetaplah bagian dari cerita yang melengkapi kehidupan seseorang tersebut.

Mungkin nanti belasan tahun dari sekarang  ketika seseorang mengingat dan mengenang tentang saya dan kemudian berkata "aku benci dengannya, kenapa aku harus dipertemukan dengannya", atau "aku merindukannnya, lama kami tak bersua" atau ada yang berkata "aku mencintainya, tapi sayang cintaku tak terbalas" atau "aku berbahagia untuknya" atau "dia sahabatku dan aku menyayanginya" dan ungkapan-ungkapan yang lainnya.

Apapun itu kenangan tentang saya, begitulah saya apa adanya, terima kasih untuk semua yang pernah menjadi kepingan puzzle dalam kehidupan saya, tanpa kalian kehidupan seorang Dian Fernanda tak kan pernah utuh.

Terima kasih sahabat
Terima kasih untuk semua

Love you
:)

Thursday, 2 January 2014

Resolusi 2014

Hari ini udah hari kedua aja di Januari 2014, belum telat kan ya buat nulis resolusi, sebenernya udah kepikiran dari kemaren-kemaren, cuma belum sempet aja nulis di blognya, maklum wanita sibuk hehe..

Resolusi untuk 2014

1. Pulang Kampung
Loh kok pulang kampung lagi yan? bukannya Februari lalu udah. iya emank udah, tapi udah kangen Amak (nenek) lagi. Amak juga gitu kangen banget sama cucu kesayangannya ini. Kata-kata amak beberapa waktu lalu masih terngiang terus di kepala, "Amak kangen, kalau bisa kita ketemu sekali lagi (setelah di translate dari bahasa Minang). Mendengar Amak berkata seperti itu, cucu mana coba yang nggak kepikiran, semoga di mudahkan untuk ketemu Amak Aamiin..

2. Dapet Kerjaan Baru
Hmm.. yang satu ini keinginan orang tua, setelah bawa pulang ijazah yang di dapet dengan susah payah itu (karna skripsinya), Amma dan Appa pengen anaknya dapet kerjaan yang lebih baik lagi, yang lebih menjanjikan kata mereka, sebenernya udah nyaman banget disini, bos yang baik, kerjaannya enak, temen-temen kerja yang baik dan kompak banget klo urusan jalan-jalan n ngembel hehe.. Tapi demi membahagiakan dan mewujudkan keinginan ortu, mari kita cari pekerjaan yang lebih baik :)

3. Menjejak Indonesia
Menjejak satu persatu surga yang Allah titipkan di negeri tercinta ini, yaitu Indonesia. Mungkin saya nggak akan pernah seperti Fiersa atau Annisa andini yang berkeliling Indonesia dari satu daerah ke daerah lain, saya hanya bisa menjejaki satu persatu tempat-tempat yang indah itu, dan sebelumnya harus menabung dan berburu tiket promo dulu hehe.. Semoga tahun ini bisa menjejak Bandung, Makasar, Surabaya, Bromo (setelah 2 tahun ternyata belum terealisasi juga, hope this year will be there) dan daerah-daerah mengagumkan lainnya yang ada di Indonesia.

4. Jadi Peserta Grand Louncing ODOJ
Grand louncing ODOJ (One Day One Juz) ini akan di adakan di Mesjid Istiqlal Jakarta, tanggal 11-12 Mei 2014 dengan 111.100 para Odojers. Semoga bisa jadi salah satu di antara para Odojers yang itu. Aamiin.. 
Pengen banget ketemu dengan para shalihat yang ada di seluruh penjuru negeri :)

5. Mewujudkan keinginan sederhana Amma (mama)
Keinginan Amma sederhana banget, cuma pengen libur jualan di bulan Ramadhan tahun ini, semoga saya bisa mewujudkan keinginan sederhana Amma itu.. Aamiin Yaa Robbalalamin..

Semoga semua resolusi 2014 bisa tercapai,, Aamiin Ya Robbal Alamiin... ^^

Monday, 30 December 2013

Suka duka 2013

Tak terasa hari berganti dan kita sudah sampai di penghujung tahun 2013. Alhamdulillah,, begitu banyak nikmat yang telah Allah berikan kepada saya di tahun 2013, ada suka, duka, senyum, tawa, air mata, bahagia, sakit hati, lelah, jemu, dll. Dan memang begitulah hakikat kehidupan, ketiga bahagia datang kita bersyukur ketika musibah datang kita bersabar. Ada impian-impian yang terwujud di tahun ini, dan yang luar biasanya lagi banyak banget bonus-bonus yang Allah berikan kepada saya.

Berdasarkan resolusi tahun lalu saya urutkan yang telah tercapai maupun tertunda atau belum terlaksana :)

1. Pulang kampung
Alhamdulillah, karena tiket yang memang sudah di tangan, saya bisa juga menjejakkan kaki di Payakumbuh tercinta, selain karena kangen Amak misi lain adalah untuk menghadiri pernikahan sepupu dan juga menjelajah ranah minang dan wisata kuliner. Walaupun tidak semua tempat tercapai di jejaki tapi saya cukup puas, dan terakhir kepulangan ke Batam harus ditutup dengan kejadian duka, ayah dari sepupu saya meninggal tepat satu hari sebelum kepulangan saya ke Batam sehingga kepulangan saya di batalkan dan di tambah beberapa hari lagi di kampung. Begitulah kematian, kita tak pernah tau kapan kita di panggil, kita hanya menunggu giliran. Semoga jika kita di panggil nanti dalam keadaan khusnul khotimah, dalam keadaan taat dan beriman kepadaNya, Aamiin...
ini beberapa cerita selama di kampung


2. Kelarin Skripsi & Wisuda
Alhamdulillah akhirnya skripsi tentang perencanaan pajak itu selesai juga walaupun jadinya harus nambah satu semester lagi (sebenernya cuma dua minggu) tapi tetep di hitung 1 semester. Dan saya tetep bisa wisuda di tahun ini, ini yang paling luar biasa banget, saya sidang skripsi seminggu sebelum pendaftaran wisuda di tutup hehe... cerita selengkapnya inidisini dan disini

3. Jalan-jalan ke Palembang dan ke Bromo
Tiket ke Palembang yang telah di beli di akhir tahun (tiket promo) harus direlakan dengan berat hati karena si maskapai (Batavi*) mengalami pailit dan kebangkrutan sehingga semua tiket yang sudah di beli oleh penumpang jauh-jauh hari tak bisa digunakan, sempet nyesek si sebenernya tapi apa mau dikata, terpaksa direlakan, tapi Alhamdulillahnya rencana Allah bener-bener tak terduga, gagal ke palembang di ganti dengan Singapura & Malaysia cerita selengkapnya iniini, ini dan disini

Impian dari tahun lalu yang belum kesampean yaitu ke Bromo dan berharap di tahun ini bisa terealisasi, tapi Allah berkehendak lain, ketika temen di kantor udah ngajakin dan saya tinggal pesen tiket dan minta izin dari orang tua saja, ternyata saya tak mendapatkan izin tersebut, sempet sedih banget tapi ya mau gimana lagi, tapi akhirnya kesedihan itu bisa di obati dengan perjalanan saya menjejak Jogja.

Selain itu banyak bonus-bonus lain berupa tempat-tempat yang bisa saya jejaki di tahun ini , walaupun hanya jarak dekat tetapi sungguh istimewa, setapak demi setapak bisa menjejaki keindahan Indonesia :)
Satu lagi sebenernya resolusi di tahun ini yang belum terlaksana, dan sepertinya tidak memungkinkan untuk di masukkan pada resolusi tahun depan, harus bersabar sampai 2015 :)

Sebaik-baiknya manusia berencana Allah lah yang menentukan segala sesuatunya, sesuatu yang baik menurut kita belum tentu baik menurut Allah, sebaliknya sesuatu yang buruk menurut kita belum tentu buruk menurut Allah, kita hanya bisa berencana, berikhtiar dan berdoa.

Jangan takut bermimpi besar, karena kita punya Allah yang Maha Besar ^_^

Thursday, 26 December 2013

One Day One Juz (ODOJ)

Nama komunitasnya ODOJ singkatan dari One Day One Juz, sebuah gerakan yang di pelopori oleh komunitas Rumah Qur'an yang di gagas oleh mahasiswa di Jakarta. Komunitas ini adalah sebuah komunitas yang membawa anggotanya untuk aktif membaca Al Qur'an 1 Juz setiap harinya.


Pertama kali saya liat komunitas ini di TL FB, karena penasaran saya klik fanspagenya ODOJ dan setelah saya scroll dan di baca sampe bawah ternyata saya tertarik dan mendaftarlah via sms, ditunggu 1 hari dua hari kok nggak ada tanggapan, setelah bertanya ke teman yang telah bergabung, barulah tanggal 10 Desember saya bergabung dengan Grup ODOJ ini di Whatsapp, miminnya mbak Riza, dan hari itu kami menunggu terkumpul 30 Akhwat untuk bisa memulainya, setelah terkumpul 30 dan mulai lah kami melakukan pembagian Juz dan  memilih Juz mana yang akan pertama kali dibaca, karna saat itu saya sudah di Juz 15 jadi saya minta Juz 16 dan sekarang saya sudah sampai di Juz 30. 

Sungguh saya sangat amat bersyukur bisa bergabung dengan komunitas ini, setiap hari saya bisa berinteraksi dengah Al-Qur'an. Sebelumnya saya bisa membaca 1 juz sehari hanya ketika Ramadhan dan setelah itu hanya selembar atau dua lembar itu pun lebih banyak bolong dari pada nggaknya, tapi sekarang tiap hari saya bisa berinteraksi dengan Al-Qur'an, jika sedang berhalangan saya memilih opsi ke 3 dengan membaca terjemahannya.

Berada dalam komunitas ini membuat saya semangat untuk menjadi pribadi yang lebih baik dan juga saling berlomba-lomba dalam kebaikan (fastabiqul khairat), bagaimana tidak bersemangat, ketika baru buka mata saja dan membuka HP ketika subuh, sudah banyak saja para Odojers (sebutan untuk anggota ODOJ) yang melapor Done/Kholas, dan juga di grup ini kita saling di mengingatkan, saling menyemangati dan saling sharing ilmu, dan saya merasakan indahnya Ukhuwah pada komunitas ini, walaupun tak saling bertemu dan terpisah jarak pulau maupun negara tapi berasa sangat amat dekat. 

Update terakhir sudah ada 40.000 an lebih yang bergabung dengan komunitas ini baik di Indonesia maupun di luar Indonesia, di Grup saya saja ada mbak yang tinggal di Jepang, dan saudara yang kuliah di Cairo pun sudah bergabung dengan komunitas ini. Semoga komunitas ini semakin banyak peminat dan istiqomah, menciptakan masyarakat yang cinta Al Qur'an dan selalu berinteraksi dengan Al Qur'an. Aamiin..


Owh ya 11 Mei 2014 nanti akan diadakan launching nasional ODOJ dan diadakan mabit bersama untuk semua Odojers di Mesjid Istiqlal Jakarta, semoga saya bisa menjadi salah satu Odojers yang hadir di sana Aamiin....


Wednesday, 25 December 2013

Ruangan "harta karun"


Beberapa minggu lalu saya baru tau jika ada perpustakaan di mesjid Jabal Arafah. Begitu masuk ke dalam perpus tersebut saya dan teman berkali-kali menjerit tertahan karena kegirangan karena melihat jejeran buku-buku yang ada di sana. 


Buku yang pertama kali saya liat adalah berbagai macam kumpulan buku-buku traveling, kemudian berbagai macam buku tafsir, buku-buku dari penulis2 terkenal seperti Asma Nadia, Ust Yusuf Mansur, Oki Setiana Dewi dll dan yang paling penting dari semua yang penting adalah NOVEL... Ahhh... Seneng tak terkira, berasa menemukan ruangan yang penuh dengan "harta karun" hehe.... #lebayyy...


Di perpus ini selain begitu banyak buku-buku baru tempatnya juga sangat nyaman, seandainya aja punya waktu seharian, saya rela duduk manis dari pagi sampai sore di perpustakaan ini, tapi yang sangat disayangkan adalah buku-bukunya belum bisa di bawa pulang untuk di pinjam, karena belum di buka pendaftaran untuk member, dan kata petugasnya belum tau kapan akan dibuka, belum ada instruksi katanya. Semoga aja bisa di buka pendaftaran segera deh.. 

Sepertinya setiap sabtu sepulang kerja dan sebelum melingkar perpus ini adalah tempat akan menjadi tempat saya untuk "duduk manis" :) :)

Seneng bisa menemukan "ruangan harta karun" ini.

Tuesday, 5 November 2013

Impian & RencanaNya

Juli tahun lalu, salah satu tweet di jejaring sosial saya adalah " Pengen ke Jogja" dan siapa sangka di beberapa hari keberangkatan yang tidak saya rencanakan, Allah SWT memudahkan jalan saya untuk menjejak tanah Jawa itu. Awalnya abang sepupu yang akan menikah di Sragen tanggal 2 November (bertepatan dengan hari lahir saya, owh ya 2 November adalah tanggal yang saya impikan untuk hari istimewa, dan ternyata malah si abang yang menjadikan tanggal itu menjadi istimewa :) ). Teman kerja dari jauh-jauh hari juga sudah getol banget buat ngajak ke Bromo karena dia dapet tiket Promo dari salah satu maskapai yang harganya cuma 55ribu itu. 

Bromo juga merupakan salah satu list resolusi saya tahun ini setelah tidak terlaksana tahun lalu, dan setelah minta izin ke orang tua, Amma dan Appa, ternyata saya tidak mendapatkan Izin. Setelah 3 kali mencoba minta izin dan merayu, ternyata tetap gagal, hingga sampailah pada titik kepasrahan, mungkin memang belum saatnya saya menjejak tanah Jawa. Di dalam hati saya berdoa " Jika memang sudah waktu dan rejekinya, Allah sendiri yang akan menunjukkan jalanNya".

Minggu sore 3 hari sebelum keberangkatan, saya, abang sepupu yang akan menikah (sebut saja namanya Ori) dan abang sepupu yang lain (sebut saja namanya Riko/ Da Ko), berbincang santai di ruang tamu sembari menegak Yak**t dingin yang baru keluar dari kulkas.

Ori : Jadi kapan da Ko ke Jogja (menyusul istri dan anaknya yang sudah terlebih dahulu pulang kampung untuk Liburan dan akan menghadiri nikahan Ori)

Riko : Rabu tanggal 30 kayaknya

Saya : :( akkkhhh.. enak banget, dian juga pengen ikutan, tapi nggak dapet ijin, nggak dapet ijin karna ke Bromo dulu baru ke Sragen. "nanti kalau terjadi apa-apa gimana, Appa kan jauh yan", gitu kata Appa.

Ori : (tertawa :D )

Saya : kapanlah dian bisa jalan ke Jogja?

Riko : Yok lah sekalian sama Da Ko

Saya : bayarin tiket? *sambil senyum2 manis

Riko : *mikir,, Sekali jalan aja

Saya : yang bener? akhh.. mau, mau, Da Ko tiket Pulang ke Batamnya aja, tiket pulang lebih mahal 

Riko : ya,, ya,,

Saya : tapi coba minta ijin sama Appa n Amma dulu, trus ngajuin cuti sama si Bos, besok siang baru di kabarin, klo nggak dapet cuti nggak jadi, ok?

Riko : ok *sambil nyengir 

Saya : senyum-senyum sambil kegirangan dalam hati.

Ketika minta ijin sama Appa dan Amma, dan bilang kalau da Ko yang ngajak, langsung di ijinin, ketika minta ijin cuti ke pak bos yang di seberang juga lancar2 aja, walaupun skypenya lama banget baru di bales. Owh ya sebenernya saya cuma punya cuti tersisa 1 hari dan rencana perjalanan ke Jogja adalah 6 hari, jadilah 4 harinya saya ambil unpaid, tapi tak mengapa, yang penting jalan-jalan.

Akkhhh... Sungguh rencana Allah itu luar biasa, satu persatu list impian yang 36 itu mulai terwujud, dan satu-persatu secuil tanah syurga yang Allah titipkan di negeri tercinta Indonesia ini, bisa terjejaki. Impian keliling Indonesia itu akan terwujud, tak ada yang mustahil bagi Allah. :) :) :)

"Biarkan impian2 itu menjadi untaian doa yang meniti tangga hingga melangit" 
~Dian Fernanda~






Tuesday, 22 October 2013

Wisuda ke 2 di 2013


Alhamdulillahi robbil alamin..
Puji syukur atas semua yang telah Allah SWT berikan kepada saya, sungguh jalanNya luar biasa. Nyaris wisuda tahun depan karena penutupan pendaftaran wisuda tanggal 20 dan saya baru lulus sidang skripsi tanggal 16. Berminggu-minggu kurang tidur, otak mandek nggak bisa di ajak berpikir bahkan ketika tidurpun mimpinya tentang skripsi semua, sungguh pengalaman yang tak akan terlupakan. Begitulah indahnya skripsi hahaha... (sekarang baru bisa tertawa lega, Akhirnya)

Bareng Amma & Appa

With Appa

with Amma

with Nenek

with Icha (adik ke 2)

Kenapa di bilang wisuda ke 2?
karena sebelumnya saya sudah wisuda 2010 lalu, wisuda untuk DIII di Politeknik Batam dan saya mengambil alih jenjang untuk program studi Akuntansi Manajerial di kampus yang sama tapi sudah berubah status menjadi Politeknik Negeri Batam. Sebenernya kuliah lanjut jenjang ini hanya 3 sementer saja, tapi saya akhirnya mengambil 3 semester 2 minggu, sayang banget yg dua minggunya karena bayarannya buat satu semester (kalau di beliin bakso bisa dapet segerobak itu :D ).


Wisuda kali ini diadakan malam hari, kenapa malam hari karena penutupannya yang luar biasa, ada lampion dan kembang apinya, keren ya.. salut buat panitia wisudanya :)


Jika ada yang bertanya, ada niatan nggak yan buat wisuda ke 3? hmm.. ada sih, tapi tidak dalam waktu dekat, harap maklum, masih trauma dengan Skripsi hahahaha....

Temen2 Sekelas

Smile :)


Tuesday, 17 September 2013

Sebuah Jawaban

Sering nggak si nanya ama diri sendiri? kalau saya sering, sering banget malah. Kok ini bisa gini ya? kok itu bisa gitu ya? Saya juga sering bertanya sama diri sendiri tentang satu hal. 

Kok bisa ya seseorang terutama teman bisa nggak lulus-lulus kuliah cuma karena skripsi?
kenapa sih berhenti tengah jalan kuliahnya cuma karna skripsi? padahal kan tinggal dikit banget
kenapa sih lama banget ngerjain skripsinya sampai bertahun-tahun?
dan pertanyaan kenapa lain yang berkaitan dengan skripsi.


Dan ternyata untuk menjawab pertanyaan-pertanyaan itu, Allah membuat saya mengalami dan merasakan sendiri semua yang orang lain atau teman-teman saya alami dan rasakan. Sungguh Allah luar biasa. Sekarang saya sangat amat paham atas semua yang mereka rasakan, dan sekarang sangat amat memaklumi bahkan memaklumi diri sendiri. hehe..

Berbulan-bulan di buat galau dan merana karena Skripsi bahkan berkali-kali ketika tidur pun saya masih memimpikan tentang skripsi. Alhamdulillahnya saya akhirnya bisa melewati semua ujian itu walaupun harus dengan dua kali sidang Skripsi. Judul yang saya ambil tentang Perencanaan Pajak, yang menurut seorang teman itu sama aja kayak bunuh diri, saya ngambil judul yang tak seharusnya. Memang sih nggak terlalu banyak yang ngambil tentang judul ini, dan saya pun susah untuk mencari referensi terutama Jurnal Nasionalnya. 

Kesalahan yang saya lakukan selama membuat skripsi adalah, saya jarang sekali konsultasi dengan dosen pembimbing, bahkan pernah sampai dua bulan saya tak bertemu dosen pembimbing. Belakangan baru saya sadari andai saja dari dulu saya sering konsultasi dengan dosen pembimbing, mungkin saya tak perlu nambah 1 semester seperti sekarang ini. Tapi toh tak ada gunanya menyesal, nasi sudah menjadi bubur, jadi tinggal tambahani aja ayam, sambel, kerupuk, jadi deh bubur ayam enak hehehe...

Yang paling penting saya masih bisa ikut Wisuda tahun ini yang tinggal sebulan lagi, tinggal revisi, buat jurnal trus jilid trus daftar wisuda hehe... Alhamdulillah...
Allah sungguh luar biasa, memberikan sebuah jawaban langsung kepada saya dengan membuat saya mengalami semua peristiwa ini langsung bukan melalui jawaban dari orang lain. Semoga yang saya alami bisa menjadi pelajaran terutama untuk diri sendiri, Aamiin..

Jika ada teman-teman yang sedang skripsi, Semangat ya,, Saran saya rajin-rajinlah bimbingan dan konsultasi dengan dosen pembimbing, Insya Allah banyak membantu dan yang pasti dikerjakan skripsinya bukan hanya sekedar di pikirkan dan banyak-banyaklah berdoa  :)


Tuesday, 20 August 2013

Belakang Padang - Pulau Penawar Rindu

Pulau Belakang padang? itu pulau yang letaknya di belakang padang ya? bagi yang belum tau tentang pulau ini, pertanyaan seperti ini sering sekali terlontar. Belakang Padang adalah salah satu kecamatan di kota Batam, letaknya terpisah dari daratan Batam sendiri. Untuk mencapai pulau ini trasportasi yang tersedia hanya kapal kayu bermesin (Pompong) maupun kapal speed kecil, dan dibutuhkan waktu 15-20 menit hingga sampai di dermaga pulau ini.

Pompong yang bersandar
Begitu menjejakkan kaki di dermaganya, yang pertama terlihat adalah banyaknya Pompong yang sedang bersandar. Kemudian di sambut dengan slogan bertuliskan "Selamat Datang di Kec. Belakang Padang, Pulau Penawar Rindu, Kota Batam". kalau ditanya, kenapa disebut Pulau penawar rindu, saya juga kurang tau asal usul slogan itu hehe.. Maap yak..

Di Belakang padang, nggak ada Mobil, yang ada hanya motor dan becak, ada si sempet liat mobil, tapi sepertinya itu mobil Ambulance yang parkir didepan puskesmas. Dan sebenernya kalau niat buat menjelajah, belakang padang ini bisa di kelilingi hanya dengan engkol kaki, alias jalan. 

Salah Satu Mesjid di Belakang Padang
warnanya cerah :)
Disini hanya ada satu pantai yang dijadikan sebagai Objek Wisata, Namanya pantai Pasir Putih, ada sedikit yang unik dari pantai ini, yaitu "Dilarang masuk sebelum belanja", karna pengelola pantai ini punya warung dan satu-satunya, jadi harus belanja dulu jika ingin masuk ke kawasan pantainya, lucu ya :)

Jika ingin ke pantai ini, bisa menggunakan Becak atau ojek yang mangkal di sekitar dermaga. Dulu naik becak kesini ongkosnya sekitar 25k dan sekarang udah 30k. Karna BBM naik, kata tukang becaknya, padahal becak nggak pakai BBM padahal. Jika ingin berjalan kaki juga tidak masalah, saya ke pantai ini naik becak dan pulangnya jalan kaki, sembari menikmati suasana di pulau ini, sekalian juga si, misi untuk minta jambu, iya MINTA JAMBU :) , waktu naik becak kami liat jambu air yang warnanya menggoda banget di depan pekarangan rumah salah satu warga. 

Jambu Hasil minta

Jambunya imut, dan sedikit asem

Saya juga tanya sama bapak tukang becaknya, makanan atau minuman apa yang khas dari pulau ini, beliau jawab, ada es cendol yang enak, tapi sayang, yang ngejualnya lagi pulang kampung. Hiks,, *nelen ludah*

Pawai Tujuhbelasan
Sepulangnya dari Pantai pasir putih dan sholat di mesjid deket pasar, kami melihat banyak sekali orang yang lalu lalang di sekitaran jalan, sepertinya akan ada acara, setelah bertanya dengan anak-anak kecil ternyata bener, bakalan ada pawai tujuhbelasan disini, kebetulan kami ke pulau ini bertepatan dengan tanggal 17 Agustus. Jadi diputuskanlah kami akan melihat pawai ini sebelum balik ke Batam lagi.

@Pasir putih




Tuesday, 13 August 2013

Hidup Kan Baik-Baik Saja

Lagunya bang Fiersa Besari yang pertama kali di denger itu ya "Hidup kan Baik-baik saja" ini, dari Blognya Bang Fadh Djibran yang berjudul sama Hidup kan baik-baik saja. Kata-katanya yang sederhana, tapi maknanya dalem banget, Luar biasa deh pokoknya. Seperti kebiasaan saya, klo udah suka sama 1 lagu, bisa diputer seharian nggak berenti-berenti, jadilah lagu ini di putar beberapa hari, dan sampe sekarang masih aja nggak bosan.

Setelah itu saya nyari tau semua tentang bang Fiersa, mulai dari semua lagunya, Webnya, Twitternya, Wechatnya, bahkan yang terbaru, Blognya hehe.. kepo banget ya saya.. :)

Owh ya, dua albumnya bang Fiersa yang saya Unduh gratis dari webnya, tiap malam selalu saya puter buat lagu pengantar tidur hehe.. dan sekarang si adek yang tidur sekamar dengan saya, juga udah ketularan, bahkan dia sering nyayiin lagunya bang Fiersa.

Yang mau denger lagunya
Cerita kita tak semanis dongeng
Atau bagai drama sinetron cengeng
Kau bukan artis, ku bukan pujangga
Namun kisah ini sangat berharga

Hingga rambutmu memutih
Hingga perutku membuncit
Hati ini tak kan pernah tua

Kita memang bukan pasangan sempurna
Bukankah Tuhan mengirimmu untuk melengkapiku
Aku tidak perlu punya segalanya
Selama kau ada di sini 
Hidup kan baik-baik saja

Menikmati hujan sambil berdendang
Berpegang tangan saat senja datang
Senyumanmu membuat nyali ciut
Jangan bersedih, kau jelek jika cemberut

Kita memang bukan pasangan sempurna
Bukankah Tuhan mengirimmu untuk melengkapiku
Aku tidak perlu punya segalanya
Selama kau ada di sini 
Hidup kan baik-baik saja

Hingga kulitmu keriput
Hingga ragaku tak lagi kuat
Hati ini tak kan pernah tua

Selamat Menikmati, semoga sukak juga ya :)

Lebaran 1434 H

Taqabbalallahu minna wa minkum,shiyamana wa shiyamakum
Minal Aidin Wal Faizin 
Mohon Maaf lahir dan Batin
Selamat Hari Raya Idul Fitri 1434 H


Belum telat kan ya ngucapinnya sekarang? kan masih di itung lebaran ke 6 hihihi...

Lebaran kali ini tak serame lebaran biasanya, karna ortu yang lebaran di warung, jadi sodara-sodara pada datangnya kewarung, dirumah yg dateng cuma temen-temn saya, dan adik-adik, jadi sampe sekarang kue labaran dirumah masih banyak, yang mau mampir, Monggo Sile-sile..


Lebaran ini, nggak bisa ikutan Sholat Id juga, ya biasalah peyempuan, padahal udah beli mukena baru :D
tapi hikmahnya, bisa beberes rumah dulu sebelum yang lain pulang sholat Id hehe..




Owh ya, tahun ini, Alhamdulillahnya bisa ikutan Takbiran Pawai Obor Keliling bareng temen-temen pemuda mesjid dan juga anak-anak TPA. Ini ketiga kalinya diselenggarakan, dan saya baru bisa ikutan tahun ini, karena sebelum-sebelumnya, selalu jadi anak gadis mama yang baik, bantuin masak di dapur .Alhamdulillah acaranya berjalan lancar, dan rame juga anak-anak TPA nya yang ikutan, dan acara pawai obornya di tutup dengan bagi-bagi bingkisan untuk anak-anak dan kembang api.


Bisa jalan bareng keliling silaturrahmi bareng temen-temennya di hari ke 2 lebaran dan di tutup makan Seafood bareng, dan di lebaran ke 4 nya kita jalan bareng ke Pantai Melayu, sekalian arisan juga. 
Waktu kerumah Kakak sepupu, suaminya nanya gini

Suami kakak : Ayank (Panggilan dari orang2 terdekat) mau THR juga?
Saya : Nggak ah, udah gede, malu (karna yang di kasih THR palingan Rp. 50.000, coba aja Rp. 1.000.000 gitu, pasti deh nggak nolak hehehe)


Saturday, 27 July 2013

13 Juli

13 Juli 2013

Hari itu mengingatkan ku padamu, ya, karna hari itu adalah harimu, hari kamu di lahirkan 24 tahun yang lalu. Semua kenangan tentangmu berkelebat begitu saja di hadapanku, dan itu membuatku rindu. Tapi merinduimu seperti tak berujung, karna tak kan pernah lagi kudapati sosokmu dihadapanku, tak kan pernah. 

Hari itu, hari ke 4 Ramadhan dikala hujan sedang membersamai tanah Batam, aku hanya bisa berdoa untukmu, karna hanya itu yang bisa ku hadiahkan di hari lahirmu. Dan harapku pada Rabbku dihari itu, aku ingin kamu hadir dalam mimpiku, memperlihat senyum manismu untuk ku. Sekali lagi, hanya untukku.

Pagi ini, pintaku di 13 Juli itu terkabul. Kamu hadir di mimpi pagiku, :) 
Jika kamu disini, mungkin kamu akan memarahiku atas kebiasaan burukku itu, kebiasaan buruk tidur lagi setelah sahur, sholat dan tilawah. Tapi tak mengapa jika kamu ingin memarahiku, sayangnya itu tak kan pernah terjadi kan?

Walau hari ini kamu hadir hanya sepintas lalu dalam mimpiku, tapi aku melihat senyum manismu, dan itu cukup untuk mengobati rasa rinduku padamu. Terima kasih untuk senyummu.

Jika rindu itu datang lagi, bisakah kamu hadir lagi dalam mimpiku?

Untukmu 
yang kini tak lagi di Dunia ini




Tuesday, 16 July 2013

Senyum

Senyum, entah mengapa saya sangat tergila-gila dengan senyum, senyum seperti bagian yang tak terpisahkan dari kehidupan, bukan tentang senyum saya, tapi senyum orang lain yang ada di hadapan saya. Saya sangat suka memperhatikan senyum orang lain, seringnya diam-diam memperhatikan dan mengamati hehe..

Kecintaan saya pada senyum berawal dari sebuah benda berwarna kuning ini, pemberian seorang teman beberapa tahun lalu


Dan senyum juga yang membuat saya begitu ngefans nya dengan artis korea, Kim Sang Bum, senyumnya maut banget. Saya bukan tipe orang yang ngefans dengan banyak artis atau apalah itu namanya, hanya orang-orang tertentu yang menurut saya menarik yang saya suka, dan salah satunya ya si Killer Smile itu.

Owh ya, bukankan senyuman juga merupakan sedekah tergampang dan termurah yang bisa kita berikan kepada orang lain, dan biasanya senyum itu selalu menular, coba aja ketika jalan trus berpapasan dengan orang yang tak di kenal kemudian senyum, pasti orang tersebut secara otomatis akan membalas senyuman kita, ya kan? 


Memperhatikan dan mengamati senyum orang lain itu menyenangkan :)

Membuat Kimchi rumahan

Sebagai salah satu penggemar Kimchi makanan Korea, yang dulu sampai bela-belain beli di salah satu restoran korea di bandung dan dipaketin ...