Showing posts with label Kata-kata ^^. Show all posts
Showing posts with label Kata-kata ^^. Show all posts

Monday, 16 February 2015

Apa yang kamu cari?

Selalu bingung sendiri tentang diri ini
sebenarnya apa yang dicari
apa yang diingini

Selalu meyakinkan diri sendiri
bahwa tak ada yang sempurna di dunia ini
tapi
berkali-kali membentengi diri

wahai diri
sebenarnya apa yang kamu cari?
tak kan kamu temukan yang sempurna dihati
walau mencari hingga ke ujung negeri

Kini 
pintaku pada diri
pasrahkan semua pada Ilahi Rabbi
Dia yang Maha Tahu apa yang terbaik bagi diri ini




Tuesday, 10 February 2015

Takdir

Kita pernah duduk saling berhadapan walau tak saling menyapa tapi tau nama 
kita pernah berbagi senyuman namun tak berkata
entah takdir apa dan bagaimana yang telah Allah persiapkan untuk kita
sampai saat ini akupun  masih sering menerka-nerka

Wednesday, 26 March 2014

Dian dan mimpi-mimpi

Saya dan mimpi-mimpi seperti tak kan pernah terpisah, ini tentang mimpi bukan impian, setiap tidur selalu saja dipenuhi mimpi-mimpi, bahkan ketika memejamkan mata hanya beberapa menit tetap saja diliputi mimpi.

Begitu bangun dari tidur selalu memikirkan, 
"tadi mimpinya tentang apa ya?"
"tadi mimpiin siapa ya?"

Ketika bermimpi tentang seseorang, sering kali karena sedang merindukan seseorang tersebut, tapi terkadang juga, memimpikan orang-orang yang bahkan tak terpikirkan sekalipun. 

Bukan hanya itu, berkali kali juga merasakan De Javu dalam kehidupan realitas, selalu merasa pernah mengalami suatu kejadian yang sama persis, dan di dalam hati selalu berkata "kayaknya pernah ngalamini kejadian persis sama sebelumnya" dan itu selalu di dalam mimpi.

Hanya sedikit khawatir, jika suatu saat nanti tak bisa membedakan mimpi dan kenyataan, tak lagi ada batas, tak ada lagi penghalang, semoga saja takkan pernah terjadi.


Wednesday, 4 December 2013

Apa yang salah dengan hujan?


Apa yang salah dengan hujan?
bukankah bersamanya ada keberkahan
apa yang salah dengan hujan?
bukankah dengannya setiap doa yang dipanjatkan akan dikabulkan
apa yang salah dengan hujan?
bukankah berjalan dibawahnya menyenangkan
apa yang salah dengan hujan?
bukankah derainya membawa rindu & keceriaan
apa yang salah dengan hujan?
tak ada yang salah dengan hujan
hanya saja aku yang menyukainya keterlaluan

Friday, 27 September 2013

Doaku

sampai kini
namamu masih ku sebut dalam tiap doaku
bukankah manusia hanya bisa berencana
apapun itu Allah yang menentukan jalan bagi hambaNya
sungguh, ini bukan inginku
juga bukan maksudku menyakitimu
karna akupun terluka
mungkin memang aku dan kamu
tak ditakdirkan untuk menjadi "kita"
doaku kini
semoga kamu temukan bahagiamu
meski itu bukan denganku
aku berbahagia untukmu

Thursday, 10 January 2013

Sakit

Rasa sakit itu datang lagi
untuk yang ke sekian kali
aku terdiam dan meraba rasa sakit itu

sungguh aku tak ingin merasakannya
aku ingin melupakannya
karna bagiku cara terbaik menghilangkan rasa sakit
hanya dengan melupakan

Sering aku menyakinkan diri
bahwa aku baik-baik saja
dan ternyata tak begitu adanya

Rasa sakit itu berkali-kali datang
bagaikan tamu yang tak pernah ku undang

Wednesday, 18 April 2012

Tere Liye

“Cinta sejati selalu menemukan jalan. Ada saja kebetulan, nasib, takdir, atau apalah sebutannya. Tapi sayangnya, orang-orang yang mengaku sedang dirundung cinta justru sebaliknya, selalu memaksakan jalan cerita, khawatir, cemas, serta berbagai perangai norak lainnya. Jika berjodoh, Tuhan sendiri yang akan memberikan jalan baiknya. Kebetulan yang menakjubkan.”
— Tere Liye – Kau,Aku,dan Sepucuk Angpau Merah

Sy berkali2, berkali2 mendapat pertanyaan ttg bagaimana cara terbaik melupakan seseorang/sesuatu. Terlepas pertanyaan itu salah alamat, karena sy jelas bukan psikolog, motivator, dan sejenisnya, sy mau bilang, honestly, ilmu melupakan itu super duper sulit dikuasai. Lebih baik berdamai dengan kenangan. Itu lebih dari cukup utk melegakan hati. Toh, percayalah, cepat atau lambat, waktu akan menghabisi kenangan/seseorang/sesuatu/
dsbgnya.

 "Seseorang yang mencintaimu karena fisik, maka suatu hari ia juga akan pergi karena alasan fisik tersebut. Seseorang yang menyukaimu karena materi, maka suatu hari ia juga akan pergi karena materi. Tetapi seseorang yang mencintaimu karena hati, maka ia tidak akan pernah pergi! Karena hati tidak pernah mengajarkan tentang ukuran relatif lebih baik atau lebih buruk."
--novel "Berjuta Rasanya", tere liye, rilis mei 2012

“Nak, perasaan itu tidak sesederhana satu tambah satu sama dengan dua. Bahkan ketika perasaan itu sudah jelas bagai bintang di langit, gemerlap indah tak terkira, tetap saja dia bukan rumus matematika. Perasaan adalah perasaan, meski secuil, walau setitik hitam di tengah lapangan putih luas, dia bisa membuat seluruh tubuh jadi sakit, kehilangan selera makan, kehilangan semangat. Hebat sekali benda bernama perasaan itu"
--Tere Liye, novel 'Kau, Aku & Sepucuk Angpau Merah'.

“Hidup harus terus berlanjut,tidak peduli seberapa menyakitkan atau membahagiakan, dan waktu, waktulah yang akan selalu menepati janji menjadi obat terbaik.”
--Tere Liye, Ayahku (bukan) Pembohong

“Cinta hanyalah segumpal perasaan dalam hati. Sama halnya dengan gumpal perasaan senang, gembira, sedih, sama dengan kau suka makan gilau kepala ikan, suka mesin. Bedanya, kita selama ini terbiasa mengistimewakan gumpal perasaan yang disebut cinta. Kita beri dia porsi lebih penting, kita bersarkan, terus menggumpal membesar. Coba saja kau cuekin, kau lupakan, maka gumpal cinta itu juga dengan cepat layu seperti kau bosan makan gulai kepala ikan.”
― Tere Liye, Kau, Aku & Sepucuk Angpau Merah

Membuat Kimchi rumahan

Sebagai salah satu penggemar Kimchi makanan Korea, yang dulu sampai bela-belain beli di salah satu restoran korea di bandung dan dipaketin ...