Tuesday, 22 May 2018

Kemampuan Bicara Anak

Alhamdulillah tanggal 9 lalu Cyila sudah 21 bulan, kali ini saya mau membahas tentang kemampuan bicara Cyila. Sebelumnya, setiap kemampuan anak itu berbeda-beda, kita nggak bisa membandingkan anak kita dengan anak lain atau sebaliknya, toh gennya aja beda, garis keturunannya beda, asupan gizinya beda, stimulasi masing-masing orang tua juga beda jadi jangan pernah di bandingin ya Makk, dan jangan sampe Baper juga kalau seandainya anak orang lain udah bisa ini itu tapi anak kita belum.


Sunday, 13 May 2018

Tak Ada Kata

Tak ada kata dan janji yang lebih manis dari
"semoga kita kayak gini terus sampai tua"
sampai nanti saling bertanya 
"kamu siapa ya?" karna ingatan yang tak lagi peka
tapi tetap saling setia dan selalu ada


Sunday, 29 April 2018

Lagi Naik Daun, Cicipi Serunya Jalan-Jalan di Ho Chi Minh

Ho Chi Minh merupakan salah satu kota yang lagi naik daun di tengah kalangan traveler. Walau dikenal sebagai kota yang panas dan ramai oleh lalu lalang sepeda motor, Saigon, sebutan warga lokal ini juga menyuguhkan pesona wisata yang eksotik. Bermodal tiket Jetstar, siapkan dirimu menyusuri jalanan kota, menghirup asap dupa di kuil, dan berjongkok di trotoar sambil mencicipi kuliner khas di tempat-tempat terbaik ini. 
 
Sarapan Bersama Warga Lokal

via.  lifestyle.okezone.com

Thursday, 22 February 2018

Review Popok Sekali Pakai

Setelah sekian lama mau review pospak (popok sekali pakai) akhirnya ketulis juga hehe...
Dari awal Cyila lahir, di rumah sakit memang dipakaikan pospak, lupa waktu itu sama perawatnya dipakein apa, kayaknya stok yang ada di RS padahal sebenernya udah nyiapin dari rumah, tapi nggak sempet ngasih ke perawatnya, ukuran pospak yang Cyila pakai agak kebesaran waktu itu, maklumlah Cyilanya lahir cuma berat 2,55kg selisih 0,05 kg dari batas minimum hehe...


Thursday, 15 February 2018

Ngidam Telur

Salah satu makan anak kos yang murah meriah dan gampang dimasak adalah Telur, bisa di jadiin bermacam-macam masakan, telur dadar, telur ceplok, telur gulai, telur balado, martabak mie dan telur, campuran mie kuah, campuran mie goreng dll. Dulu dari jaman SMP, oom saya adalah penjual telur keliling dengan menggunakan mobil, sehabis mengajar di sekolah, beliau berkeliling kampung menjajakan telur, bahkan sampai keluar kota, jadi tak heran waktu itu telur adalah salah menu masakan setiap hari, dibuat berbagai macam masakan dan anehnya walau tiap hari makan telur tidak membuat saya bosan, syukur Alhamdulillah juga tidak membuat saya bisulan. 

Thursday, 8 February 2018

List printilan isi rumah

Jauh sebelum pindahan rumah saya sudah mulai mencicil hal-hal apa saja yang harus disediakan di rumah baru nanti, kalau tidak dilist saya hanya akan menganggap hanya beberapa saja yang harus dipersiapkan tetepi ternyata setelah di list satu persatu ternyata banyak sekali, belum lagi budget yang harus dipersiapakan untuk membeli semua itu, sebelumnya kami menumpang di rumah ortu yang sebagian perlengkapan rumahnya sudah ada tinggal pakai, tapi untuk mengisi rumah kosong ternyata membutuhkan banyak biaya.

Thursday, 1 February 2018

Peduli anak Asmat

Sering kali kita ketika akan makan pertanyaannya gini "makan apa ya enaknya hari ini?" Atau "mau makan dimana ya?"
Padahal ditempat lain orang malah berkata "apa ya yang kita bisa makan hari ini?"


Mendengar berita akhir-akhir ini tentang bayi dan anak-anak suku Asmat  yang terkena gizi buruk sungguh membuat hati miris dan membuat saya "tersentil", berapa banyak nikmat yang telah Allah Subhanawata'ala berikan dan betapa banyak nikmat yang saya terima.

Membayangkan anak sendiri tidak makan sehari saya sudah membuat saya sedih, bagaimana dengan mereka ibu-ibu di negeri timur sana, melihat anak-anak mereka menagis kelaparan,  minta makanan dan juga susu dan akhirnya meninggal didalam pangkuan, Ya Allah sedih sekali rasanya.

Menurut dr. Michael Bantung, tim roportase Wahana Aksi Indonesia, 70 anak suku Asmat meninggal karena gizi buruk dan campak, 66 orang meninggal dikarenakan campak, 4 lainnya dikarenakan gizi buruk, mayoritas berusia 8 bulan sampai 3 tahun. Sudah hampir 5 bulan, wabah campak dan gizi buruk melanda tanah Papua, dan menjangkiti ribuan anak-anak di Kabupaten Asmat.

Kemiskinan menjadi faktor utama campak dan gizi buruk ini mewabah ditambah lagi dengan tempat tinggal mereka yang kotor dan gaya hidup yang kurang bersih, selain itu sebagian besar wilayah di kabupaten ini susah di akses karena sebagian wilayah berupa rawa dan hanya bisa di akses menggunakan kendaraan air sehingga menjadi pemicu penyebaran.


Mungkin kita yang jauh dari negeri Papua tidak bisa berbuat banyak, tapi kita bisa membantu mereka bukan hanya dengan doa tapi juga dengan sedikit rezeki yang kita punya, banyak lembaga-lembaga sosial yang melakukan penggalangan dana untuk membantu saudara-saudara kita ini, beberapa di antaranya melalui www.kitabisa.com yang penggalangan dananya di lakukan oleh Arie kriting atau melalui Aksi Cepat Tanggap (ACT) yang akan mengirimkan bantuan berupa kapal kemanusian dengan mengirimkan 100 ton bantuan pangan dan medis, atau melalui lembaga-lembaga lain yang melakukan hal serupa dan bisa dipercaya.


Mungkin bagi kita hanya sedikit yang bisa diberikan tapi buat mereka sudah berarti banyak, selain itu juga bukan seberapa banyak yang bisa kita kasih tapi seberapa peduli, kita dengan mereka saudara kita yang mengalami musibah. Saya pribadi juga tidak bisa berbuat dan membantu banyak, dengan tulisan ini saya berharap dapat membuka hati dan mata teman-teman sekalian untuk membantu. 

Membuat Kimchi rumahan

Sebagai salah satu penggemar Kimchi makanan Korea, yang dulu sampai bela-belain beli di salah satu restoran korea di bandung dan dipaketin ...