Wednesday, 16 March 2016

Mutiara Hikmah: Keajaiban Istighfar - Ustadz Dr. Khalid Basalamah, MA.


Keajaiban Istighfar

Barang Siapa yang  Mulazamah (selalu beristighfar) Allah akan jadikan jalan keluar dari masalahnya dan Allah akan memberikan rezeki dari tempat tidak disangka-sangka (HR Bukhari)



Semoga kita senantiasa mengamalkan Istighfar di setiap keadaan

Tuesday, 15 March 2016

Sepenggal Kisah di Novel Ayat-ayat Cinta 2

Kisah Syaikh Muhammad Abduh seorang ulama terkenal mesir, yang mengisi kondisiumat Islam, dan keluarlah kalimat yang sangat terkenal " Al-Islamu mahjuubun bil muslimin" yang artinya Islam tertutup oleh umat Islam. Syeikh Muhammad Abduh pernah berdakwah sekian lama di Paris. Bahkan dari Paris, Syaikh Muhammad Abduh menerbitkan majalah dakwah " Al-Urwah Al-Wusqa" untuk menyadarkan dan menggerakkan kaum muslimin di seluruh dunia. Di Paris, Syaikh Muhammad Abduh menjelaskan segala keluhuran dan kemuliaan ajaran agama Islam. Di tangannya tidak sedikit orang-orang Prancis yang masuk Islam. Mereka masuk Islam karena takjub dengan keindahan dan keluhuran ajaran agama Islam.

Ayat ayat cinta


Hingga suatu hari, Syaikh Muhammad Abduh harus meninggalkan Paris dan kembali ke dunia Arab, lalu kembali ke Mesir. Syaikh Muhammad Abduh kembali mengajar di Al-Azhar University, Kairo. Sekian lama ditinggal Syaikh Muhammad Abduh, murid-murid dan jamaah Syaikh Muhammad Abduh di Paris, merasakan kerinduan untuk berjumpa dengan gurunya. Di antara mereka ada beberapa orang yang nekat melakukan perjalanan panjang menjumpai sang guru, yaitu Syaikh Muhammad Abduh. Mereka melakukan perjalanan darat, lalu perjalanan laut menyeberangi laut Mediterania. Selain ingin berjumpa dengan Syaikh Muhammad Abduh, mereka berharap akan menemukan saudara seiman dengan kualitas hidup yang indah, dalam peradaban yang indah.

Mereka membayangkan bahwa Mesir, tempat sang guru lahir dan besar, tempat Al-Azhar berdiri dan ribuan ulama dari waktu ke waktu menebar ilmu dan berdakwah, pastilah sebuah negeri dengan cara hidup sangat Islami yang indah. kebersihannya pasti terjaga melebihi paris, Sebab orang-orang Mesir sangat hafal hadist "Ath thaharu syatrul iman", kebersihan itu separuh dari iman. Pastilah tidak ada orang miskin, sebab semua menunaikan zakat. Dan gambaran-gambaran lainnya yang terbayang indah. Keindahan itu muncul begitu saja dari penjelasan-penjelasan Syaikh Muhammad Abduh tentang kesempurnaan ajaran agama Islam.

Tatkala kapal yang mereka tumpangi merapat ke pelabuhan Pord Said, dan para penumpang satu per satu turun. Mereka juga turun, murid-murid Syaikh Muhammad Abduh dari Paris itu, kaget bukan main menyaksikan pelabuhan Pord Said yang semberawut. Orang-orang Mesir yang tidak bisa tertib, kata-kata keras dan kasar, dan kebersihan yang tidak dijaga. Dan pengemis ada dimana-mana.

Mereka mencoba menghibur diri. Sebuah kota pelabuhanbisa dimaklumi. Mereka lalu melanjutkan perjalanan ke Kairo. Sampai di kairo, mereka benar-benar kaget dan kecewa. gambaran keindahan peradaban Islam seperti yang disampaikan Syaikh Muhammad Abduh , tidak mereka jumpai. mereka kecewa, tidak jauh dari Masjid Al-Azhar, mereka menyaksikan seorang laki-laki berjubah, kencing dengan berdiri menghadap tembok. "mana adab islami yang indah itu? Bukankah buang air kecil ada adab-adabnya? Apakah orang itu tidak tau adabnya? Bukankah ia hidup di dekat Al-Azhar?"

Mereka juga menyaksikan pengemis yang kumal di area Maydan Husein, "Apakah mereka tidak malu kepada Rasulullah? Bukankah Rasulullah tidak menyukai umatnya menjadi peminta-minta? Kenapa mereka meminta-minta? Apakah mereka tidak malu meminta-minta di dekat Al-Azhar? Apajah ulama-ulama Al-Azhar tidak ada yang mengingatkan? Apakah orang-orang kaya di sini tidak bayar zakat?"

Ribuan pertanyaan berjubel di kepala mereka. Mereka terpukul dan kecewa. Mereka sedih, kenapa mereka mendapatkan kenyataan yang pahit dan mengenaskan itu? Lezatnya iman yang mereka rasakan selama ini, sekarang dibenturkan dengan kenyataan riil umat Islam yang jauh dari imajinasi keluhuran ajaran islam yang mereka imani.

Mereka akhirnya menemukan kantor Syaikh Muhammad Abduh. Dan mereka pun menjumpai Sang Guru yang dirindukan. Begitu mereka bertemu dengan Syaikh Muhammad Abduh, mereka protes tentang apa yang mereka lihat sejak turun kapal dan menginjak tanah Mesir hingga sampai di jantung Al-Azhar. mereka mengungkapkan kekecewaan kepada Sang Guru.

" Kami berharap mendapatkan contoh Islam yang hidup di mesir ini, Syaikh. tapi sungguh jauh dari yang kami harapkan. kami hampir-hampir Islam tidak di praktik di sini? Mana islam yang indah, Islam yang luhur seperti yang Syaikh ajarkan kepada kami saat di Paris dulu? Kenapa hanya sepelemparan batu dari Al-Azhar, ada laki-laki berjubah mengencingi tembok sambil berdiri? kenapa Paris yang tidak mengenal ajaran Islam lebih bersih dan lebih teratur daripada Kairo? Sesungguhnya apa yang terjadi, Syaikh?"

Bibir Syaikh Muhammad Abduh kelu. Ulama besar itu tidak bisa menjawab pertanyaan bernada protes dari murid-murid terkasihnya itu. Kedua mata Syaikh Muhammad Abduh basah. Ada kesedihan luar biasa menyusup di hatinya. dengan menahan isak, Syaikh Muhammad Abduh mengucapka kalimat yang kemudian sangat terkenal di seantero dunia Islam "Al-Islamu mahjuubun bil muslimin". Islam tertutup oleh umat islam. Cahaya keindahan Islam tertutupi oleh perilaku buruk umat Islam. Dan perilaku-perilaku itu sama sekali tidak mencerminkan ajaran islam. Tidak juga bagian dari ajaran Islam. Akan tetapi karena dari mulut mereka setiap saat mengaku bahwa mereka adalah umat Islam, maka wajar jika banyak orang menganggap seperti itulah ajaran Islam. padahal bukan ajaran Islam.

Akibatnya, jika yang dilihat adalah perilaku sebagian umat Islam yang tidak terpuji itu, dan itu yang dijadikan timbangan maka orang bisa antipati kepada islam. tak ayal, cahaya keindahan Islam tertutupi, Tragisnya yang menutupi cahaya itu justru perilaku pemeluknya yang tidak Islami.

Kisah Syaikh Muhammad Abduhdan murid-muridnya itu sesungguhnya masih terus terjadi hingga sekarang. Dan kalimat Syaikh Muhammad Abduh masih sangat relevan sampai sekarang. Betapa banyak manusia masuk Islam karena menemukan keindahan cahaya Islam itu langsung lewat Al-Qur'an, lewat hadist, atau apa yang di tulis para ulama yang ikhlas. Dan mereka lalu bersyukur bahwa mereka telah terlebih dahulu mengetahui Islam, mengenal Islam dan mengimani Islam sebelum berjumpa dengan umat Islam yang berperilaku jauh dari Islam dan bisa menjadi penghalang orang bersimpati kepada islam.


Dari sekian banyak kisah dan cerita hikmah yang disampaikan oleh Habiburrahman El Shirazy dalam novel Ayat-ayat Cinta 2 ini, kisah di atas sungguh menarik hati. Kisah tentang Syaikh Muhammad Abduh sungguh sangat menyindir sekali, terutama saya sebagai salah satu umat Islam. Sebagai umat Islam sewajarnya kita memberikan contoh melalui perilaku kita sebagai umat islam yang baik dan tidak memperlihatkan perilaku dan sikap yang buruk, dan juga tidak menjadi penghalang terpancarnya cahaya Islam. Sebuah cambuk bagi diri sendiri untuk memperbaiki diri menjadi umat islam yang lebih baik dan islami.

Tuesday, 23 February 2016

Batam Tempoe Doeloe

kota batam

Siang ini, ketika saya dan temen kantor cari makan siang di Kepri Mal, saya baru inget kalau di Kepri Mal sedang ada pameran BATAM TEMPO DOELOE. Kegiatan pameran ini di persembahkan oleh Batam Heritage Society & IAI Kepri. Jika ingin mengenal sejarah tentang Kota Batam datanglah ke pameran ini, mulai dari masa penjajahan, Batam masih berupa kabupaten hingga menjadi kota modern seperti sekarang. Di sini juga di pamerankan foto-foto dan sekilas kisah tentang kampung-kampung tua yang ada di Batam. Sayang sekali karena waktu istirahat siang yang pendek, saya tidak bisa berlama-lama di pameran ini dan tidak bisa membaca semua kisah yang tertera dengan saksama.

pameran batam



Jika mengenang tentang Batam Tempoe Doeloe, saya jadi teringat kisah yang di sampaikan oleh Appa (papa) saya ketika beliau pertama kali merantau ke Kota Batam. Appa saya merantau ke Kota Batam tahun 1984, dimana saat itu, sebagian besar Kota Batam masih berupa hutan. Jaman dulu daerah Tanjung Uma dan Jodoh masih berupa rawa-rawa, jadi salah satu alat transportasi yang di gunakan adalah sampan, beberapa rawa sudah di timbun, sehingga alternatif lain jalan yang di gunakan adalah jembatan kayu, yang jika di pijak, maka akan goyang. Jaman dulu di sekitar Tanjung Uma juga masih banyak suku laut, jika musim angin kencang mereka akan merapatkan perahu-perahu mereka ke dermaga. 

Selain itu di tahun 80-an hingga 90-an selain Rupiah, di Kota Batam juga menggunakan mata uang Dolar Singapura, bayangin aja dulu bisa beli nasi Padang atau bayar Taxi pake Dolar, keren ya hehehe...

Saya Juga lahir di Kota Batam, tepatnya di akhir tahun 80-an, Appa sering cerita, dulu saya lahir di rumah bidan, yang dulunya terletak di Jodoh, persis kalau sekarang di ATM BCA Jodoh Sekarang :D lucu deh kalau ngebayanginnya. Awal mula Appa saya keBatam beliau membuka warung kopi seadanya di Jodoh, bakat turunan orang Padang itu memang tak bisa hilang, selalu bisa "manggaleh" dimana aja bahkan sampai sekarang hehe.. Sampai sekarang jika beliau jalan ke Jodoh beliau masih mendatangi tempat beliau berjualan pertama sekali dulu, kalau sekarang persisnya terletak di depan Hotel Pacifik, ada tandanya, berupa besi pengait yang di tanam untuk mengikat tenda dulu.

Jika menceritakan tentang Kota Batam memang tidak ada habisnya, beginilah Kota Kelahiran saya :)


Monday, 15 February 2016

Pagar Alam

Gunung Dempo
Perkebunan Teh di kaki Gunung Dempo
Pagar Alam adalah salah satu kota yang terletak di provinsi Sumatera Selatan, butuh waktu kurang lebih delapan jam jika menggunakan mobil dari bandara Palembang menuju kota ini. Pagar Alam terletak di perbukitan tinggi, cuaca di sini cukup dingin karena kota ini diapit oleh Gunung Dempo dan juga Bukit Barisan.

Kota Pagar Alam mempunyai potensi wisata yang sangat kaya, selain wisata alam, terdapat juga lokasi-lokasi purbakala. Di kota Pagar Alam ini terdapat sedikitnya 33 air terjun dan 26 situs menhir yang sudah tercatat. Obyek wisata yang terdapat di kota ini dan belum semuanya dikembangkan , objek wisata yang sudah dikenal adalah Perkebunan teh Lereng Dempo, Sungai Lematang Indah, Curup (air terjun) Embun, Curup mangkok, Curup kenangan indah, Arca Manusia Purba (Megalithikum), Danau gheban, Danau libagh (lebar) dll. 

Gunung Dempo Palembang
Permadani Hijau sepanjang mata memandang, 
Sewaktu saya berkunjung ke Pagar Alam ini, Gunung Dempo di kabarkan sedang aktif dan mengeluarkan abu fulkanis, tapi tidak terlalu berbahaya, terbukti dari adanya beberapa pemuda yang melakukan pendakian ke gunung ini sewaktu kami berada di Tugu Rimau, titik awal pendakian Gunung Dempo. Kami memulai penjelajahan menggunakan mobil jam 8 pagi dari Lahat, begitu sampai di kaki Gunung Dempo, permadani hijau terhampar luas sepanjang mata memandang, indah banget. kurang lebih mirip kawasan ciwidey di Bandung. Sumatera selatan merupakan penghasil teh berkualitas yang di ekspor ke luar negeri, Pagar Alam menjadi salah satu sumber teh berkualitas ini. 


palembang


Karena Gunung Dempo mengeluarkan asap, kami tidak bisa melihat puncak gunung dempo, dan dari tiga curup (air terjun) yang ada di kaki Gunung Dempo, kami hanya bisa mengunjungi salah satu curupnya saja, yaitu curup Mangkok. begitu memasuki kawasan curup mangkok, hawa dingin dari cipratan air terjunnya langsung terasa, air di kolamnya juga bening sekali, serasa ingin menyeburkan diri, tapi masih sadar diri kalau udara dingin sekali.

Gunung Dempo palembang
Curup (air Terjun) Mangkok
Sepanjang jalan menuju Tugu Rimau, jalan berkelok-kelok kami lalui, semakin naik, udara dingin semakin menusuk tulang, saya sampai berkali-kali mengoleskan minyak angin agar tidak kembung, dan tidak berhasil, begitu sampai di atas saya tetap masuk angin. Dari kaki gunung hingga ke Tugu Rimau, titik awal pendakian gunung dempo membutuhkan waktu kurang dari satu jam, jika berkendara harus hati-hati karena jalannya yang sempit dan juga belokannya yang patah-patah. Begitu sampai di atas pemandangannya sungguh luar biasa, saya tak berhenti mengucap syukur di dalam hati atas karuia alam yang Allah ciptakan. 

Negeri diatas awan
Negeri di atas awan (1820 mdpl) 
Palembang
Tugu Rimau

Bersyukur sekali bisa sampai di tempat ini, karena yang orang Palembang asli pun juga belum tentu bisa menjejakkan kaki di sini. Alhamdulillah...

titik awal pendakian gunung dempo
Titik Awal pendakian Gunung Dempo
Kakak2 yg mau naik gunung

#kaki udah gatel banget pengen jalan-jalan 

Tuesday, 9 February 2016

Festival Pulau Penyengat KEPRI

Pulau Penyengat

Yeay ada lagi ni Event daerah yang akan di helat bulan ini, namanya Festival Pulau Penyengat yang akan di Helat oleh Pemerintah daerah Kota Tanjung Pinang. Kegiatan Festival Pulau Penyengat 2016 ini direncanakan akan dilaksanakan selama 5 (lima) hari, mulai tanggal 20 Februari 2016 s.d 24 Februari 2016 di Pulau Penyengat, mulai pukul 08.30 – 17.30 WIB dilanjutkan pukul 19.30 – 22.00 WIB.

Pulau Penyengat Kepri


Latar belakang di adakannya kegiatan Festival Pulau Penyengat ini adalah sebagai ajang untuk memperkenalkan Pulau Penyengat sebagai destinasi pariwisata unggulan daerah (DPUP) Kota Tanjung Pinang. Pulau Penyengat juga merupakan pusat kerajaan melayu lingga pada zaman dahulu, selain itu di Pulau Penyengat juga terdapat makam Raja Ali Haji (Pahlawan Nasional di Bidang Bahasa) yang merupakan penulis kitab pengetahuan bahasa yang akhirnya dijadikan sebagai dasar Bahasi Indonesia.

Pulau Penyengat
Makam Raja Ali Haji

Pulau penyengat ini juga memiliki keunikan karena di pulau ini terdapat sebuah mesjid yang bernama Mesjid Raya Sultan Riau atau yang lebih di kenal dengan Mesjid Putih Telur, kenapa bisa di sebut Mesjid putih telur, selengkapnya baca disini ya.

Mesjid Putih Telur
Mesjid Raya Sultan Raiu
Tujuan diadakannya Festival Pulau Penyengat ini adalah untuk membangkitkan wawasan wisata dan cinta budaya khususnya Budaya Melayu, selain itu juga untuk meningkatkan kunjungan wisata ke Kota Tanjung Pinang khususnya Pulau Penyengat, dan menurut saya dengan adanya Festival ini juga akan memperkenalkan Kepulaun Riau (KEPRI ) kepada masyarakat khususnya masyarakat di luar Kepulauan Riau, karena di luar sana masih banyak yang salah mengira bahwa Tanjung Pinang, Batam dll masih bagian dari Provinsi Riau.

Banyak kegiatan yang akan di helat selama 5 hari ini, yaitu Klinik sastra, Lomba Melukis dan mewarnai, lomba penyajian sejarah, lomba sampan layar, lomba sampan dayung, lomba tangkap itik, lomba pukul bantal, lomba kuliner melayu, lomba pidato sadar wisata, lomba Jong, lomba gasing, lomba membaca gurindam duabelas, lomba fotografi dan banyak lagi. Jadi buat temen-temen yang ingin berkunjung ke Pulau Penyengat bisa menikmati kekhasan kuliner dan budaya melayu dalam sekali waktu, hadiah yang di perebutkan dalam Festival Pulau Penyengat ini kurang lebih Rp. 300.000.000 (tiga ratus juta rupiah). 
jembatan di Depan Balai Adat

Sebagai budak melayu, kegiatan ini merupakan kegiatan yang saya tunggu-tunggu untuk mengenal budaya melayu semakin dalam tetapi apalah daya hati ini pergi tapi apalah daya kaki dan badan tak mengizinkan, tinggal nunggu aja deh hasil liputan dari temen-temen Blogger Kepri nanti yang akan meliput pada hari H Festival Pulau Penyengat, semoga kegiatannya lancar dan banyak pengunjung, Aamiin...
Tanjung Pinang Kepulauan Riau
Balai Adat Pulau Penyengat




Tuesday, 26 January 2016

Resolusi 2016

Assalamu'alaikum...

Kyaaa,, ternyata udah lama banget nggak nulis, nggak berasa udah penghujung januari 2016 aja. Sebenernya di akhir tahun kemaren udah wanti-wanti banget nulis tentang resolusi 2015 dan resolusi 2016, tapi baru punya mood nulis sekarang, harap di mengeti ya pemirsa hehehe..

Masih belum telat kan ya buat bahas resolusi 2016, kan masih awal bulan, sebelumnya saya bahas dulu ya resolusi tahun lalu yang Alhamdulillah banget kesampean, sebaik-baik manusia berencana, rencana Allah Subhanallahu Waa Ta'alaa memang Luar Biasaaaaa. Resolusi tahun lalu yang cuma satu itu akhirnya kesampean juga sebelum menutup tahun yaitu MENIKAH.

Untuk resolusi tahun ini juga cuma satu, nggak mau muluk-muluk, dan nggak mau bikin resolusi jalan-jalan, kenapa? karena ternyata suami nggak begitu hobi jalan (hiks..) untung aja dulu punya prinsip "nggak apa-apa sering melalak kemana-mana, mumpung masih gadis" dan ternyata bener setelah nikah, buat jalan ke pantai di sekitaran Batam aja susah bener T_T

Balik lagi ke Resolusi tahun ini, rencananya mau Resign jadi karyawan, maunya jadi Full time wife and mother aja, tapi tetep nyari penghasilan tambahan walaupun cuma dari rumah. Alhamdulillah lagi di penghujung tahun Allah Subhanallahu Waa Ta'alaa ngasih kado yang luar biasa, ternyata di dalam perut udah ada calon dedek bayi, sekarang udah jalan mingu ke 10 dan prediksi hari lahir kemungkinan di akhir Agustus, "semoga sehat terus ya dek, sampai lahiran" #elus-elus perut.

Semoga resolusi tahun ini kesampean, Insya Allah sebelum lebaran udah jadi Ibu rumah tangga beneran hehe..


Thursday, 8 October 2015

Nambah cuti lagi demi Oppo dan Blogger Batam

16 September lalu saya menghadiri salah satu event yang di buat oleh OPPO Batam yaitu FYI (Fashion, Young, and Innovative) Experience Tour yang di lakukan di beberapa kota, salah satunya di Batam. Seminggu sebelumnya saya dapet undangan dari salah satu Blogger Batam yaitu Mbak Dee. Sebenernya saya dalam proses cuti yang lumayan panjang karena nikah, jadi ceritanya saya cuti dari tanggal 3-7 September kemudian cuti lagi dari tanggal 10-14 September, entah kenapa tanpa pikir panjang saya menjawab ajakannya mbak Dee dengan menjawab "tanya suami dulu ya mbak", padahal saya baru masuk kerja di hari kedua pada tanggal tersebut. Sore harinya ketika saya tanya suami, dan beliau pun mengizinkan, sampai H -1 saya masih belum mengajukan cuti lagi ke si Bos yang ada di negeri seberang saya, ketika hari sudah senja (ceilah :D) saya coba untuk meminta izin si bos buat cuti setengah hari, dan ternyata di izinkan, Alhamdulillah seneng banget deh punya bos yang baik hati dan tidak sombong hehe...

Dihari H saya yang biasanya berangkat kerja jam setengah 9, bisa agak nyantai sedikit karena acara OPPOnya jam 10 pagi di Mega Mal Batam Center, berangkatlah saya jam setengah 10 kurang dari rumah, begitu sampai di Mega mal, ternyata toko-toko di sana baru buka, karyawannya juga baru berdatangan, begitu juga dengan OPPO store, jadilah saya melipir sejenak ke Hyperma** (tak boleh sebut merk, tak di bayar habisnya haha..) buat belanja-belanja cantik. Setengah jam berlalu ternyata di storenya OPPO sudah ada beberapa blogger Batam yang datang yaitu mbak Lina, mbak Dee, mas Danan, mas Lukman dan mbak Chothy (2 nama terakhir baru saya tau di grup WA hehe..)

Setelah beberapa temen Blogger dan media berkumpul, acarapun dimulai, produk terbaru dari OPPO ini di perkenalkan oleh Pak Aryo Medianto sebagai Media Engagement OPPO, pak Aryo memperkenalkan produk terbarunya OPPO yaitu Mirror5 dan R7 Lite yang bertemakan Fashion, Young and Innovative (FYI). Mari saya perkenalkan dengan dua produk cantik dari OPPO ini 

Oppo


Mirror 5

HP Oppo

Perkenalkan Mirror 5, desain yang mewah pada ekteriornya ini karena menggunakan teknik UV embossing R1X dengan mengadaptasi potongan berlian, layarnya yang 5 inci juga membuat pengguna nyaman ketika menggunakan smartphone ini, selain itu Mirror 5 juga menggunakan sistem operasi khas OPPO terbaru yaitu ColorOS 2.1 berbasis Android 5.1 Lollipop untuk menjanjikan sistem operasi yang cepat, hemat, dan mudah digunakan. Mirror 5 juga memiliki spesifikasi yang mumpuni. Dilengkapi dengan “otak” dari Qualcomm Snapdragon Quadcore  1,2 Ghz serta 2GB RAM dan 16GB ROM, Mirror 5 menawarkan performa yang cepat dan mulus ketika membuka aplikasi. Mirror 5 juga memberikan dukungan dengan MicroSD hingga 128GB untuk memperbesar ruang penyimpanannya. 

Mirror 5 membawa fitur remote control yang sangat responsif. Dengan fitur ini, konsumen dapat mengatur berbagai macam peralatan elektronik hanya dalam gengaman sebuah perangkat smartphone. Fungsi remote control ini juga didukung dengan online update untuk menjamin kompatibilitas Mirror 5 dengan perangkat elektronik lainnya, cocok banget buat saya yang sering banget kehilangan dan suka ngerusakin remote TV hehe..

Untuk fasilitas kamera, kamera utamanya sebesar 8MP dan kamera depan 5MP juda ditambah sistem pemrosesan gambar khas OPPO, Pure Image 2.0+, yang mampu menghasilkan kualitas pengambilan gambar Ultra HD. Pilihan warna pada Mirror 5 ini ada dua yaitu White dan Blue dan harganya sangat terjangkau untuk smartphone sekelasnya yaitu Rp. 2.999.000, dan yang paling menarik adalah harga untuk semua smartphone OPPO di seluruh Indonesia sama baik di Aceh maupun di Papua sekalipun hargannya tetap sama.


R7 Lite



Perkenalkan R7 Lite, Kamera pada R7 Lite ini lumayan besar yaitu 13 MP untuk kamera utama dan 8MP untuk kamera depan, jernih banget untuk digunakan selfie-selfie maupun grufie, selain itu saya juga dibuat terperangah dengan pajangan yang diletakkan di storenya OPPO ketika acara berlangsung, ternyata semua gambar yang dipajang di dindingnya adalah hasil jepretan OPPO, sukak banget dengan hasilnya, cakep dan nggak perlu ribet buat jepret momen apa aja, jadi Mupeng pengan punya dan bawa pulang.


Sama seperti Mirror 5, R7 Lite membawa sistem operasi terbaru OPPO yaitu ColorOS 2.1 berbasis android Lollipop 5.1., serta spesifikasi yang mumpuni dengan prosesor 8 inti Qualcomm Snapdragon 615 untuk menjaga performa tinggi smartphone. R7 Lite juga Berbalutkan full metal unibody, R7 Lite memiliki kesan tangguh yang sama dengan pendahulunya. Seri terbaru ini juga mengusung keunggulan desain dengan layar lengkung 2.5D dan pengunaan materi metal lebih dari 92%. R7 Lite akan dilepas di pasaran Indonesia dengan harga Rp. 3.999.000 yang dipasarkan pada September 2015. 


Setelah diperkenalkan dengan produk-produk terbaru OPPO yang kece badai ini, kami dipersilahkan untuk mencoba langsung keunggulan dan kelebihan dari Smartphone ini, jadilah selfie-selfie cantik di berbagai sudut OPPO store di mulai, harap maklum lah namanya juga Blogger (alesan, emang dasar aja candu selfie hehe..) acara FYI ini pun di tutup dengan makan siang bersama dengan semua yang hadir, Alhamdulillah kenyang, terima kasih OPPO :) :) sering-sering ngundang kita ya, tapi lain kali Goddienya isi HP donk (ngarep banget) hahaha...

Blogger Kepri

Blogger Batam


Membuat Kimchi rumahan

Sebagai salah satu penggemar Kimchi makanan Korea, yang dulu sampai bela-belain beli di salah satu restoran korea di bandung dan dipaketin ...