Thursday, 13 September 2012

Tere Liye Qoutes

“Ya Rabb, Engkaulah alasan semua kehidupan ini. Engkaulah penjelasan atas semua kehidupan ini. Perasaan itu datang dariMu. Semua perasaan itu juga akan kembali kepadaMu. Kami hanya menerima titipan. Dan semua itu ada sungguh karenaMu...
Katakanlah wahai semua pencinta di dunia. Katakanlah ikrar cinta itu hanya karenaNya. Katakanlah semua kehidupan itu hanya karena Allah. Katakanlah semua getar-rasa itu hanya karena Allah. Dan semoga Allah yang Maha Mencinta, yang Menciptakan dunia dengan kasih-sayang mengajarkan kita tentang cinta sejati.
Semoga Allah memberikan kesempatan kepada kita untuk merasakan hakikatNya.
Semoga Allah sungguh memberikan kesempatan kepada kita untuk memandang wajahNya. Wajah yang akan membuat semua cinta dunia layu bagai kecambah yang tidak pernah tumbuh. Layu bagai api yang tak pernah panas membakar. Layu bagai sebongkah es yang tidak membeku. ”
Tere Liye, Hafalan Shalat Delisa

 
“bahwa hidup harus menerima..penerimaan yang indah. Bahwa hidup harus dimengerti..pengertian yang benar. Bahwa hidup harus memahami..pemahaman yang tulus.”
Tere Liye
 
  
“Wahai, wanita-wanita yang hingga usia tiga puluh, empat puluh, atau lebih dari itu, tapi belum juga menikah (mungkin kerana kekurangan fizikal, tidak ada kesempatan, atau tidak pernah 'terpilih' di dunia yang amat keterlaluan mencintai harta dan penampilan wajah.) Yakinlah, wanita-wanita solehah yang sendiri, namun tetap mengisi hidupnya dengan indah, bersedekah dan berkongsi, berbuat baik dan bersyukur. Kelak di hari akhir sungguh akan menjadi bidadari-bidadari syurga. Dan khabar baik itu pastilah benar, bidadari syurga parasnya cantik luar biasa.”
Tere Liye, Bidadari Bidadari Surga 

“Daun yang jatuh tak pernak membenci angin. Dia membiarkan dirinya jatuh begitu saja. Tak melawan. Mengikhlaskan semuanya.”
Tere Liye, Daun Yang Jatuh Tak Pernah Membenci Angin 

 “Orang yang memendam perasaan seringkali terjebak oleh hatinya sendiri. Sibuk merangkai semua kejadian di sekitarnya untuk membenarkan hatinya berharap. Sibuk menghubungkan banyak hal agar hatinya senang menimbun mimpi. Sehingga suatu ketika dia tidak tahu lagi mana simpul yang nyata dan mana simpul yang dusta.”
Tere Liye, Daun Yang Jatuh Tak Pernah Membenci Angin 

“Begitulah kehidupan, Ada yang kita tahu, ada pula yang tidak kita tahu. Yakinlah, dengan ketidak-tahuan itu bukan berarti Tuhan berbuat jahat kepada kita. Mungkin saja Tuhan sengaja melindungi kita dari tahu itu sendiri.”
Tere Liye, Rembulan Tenggelam Di Wajahmu 

“Begitulah kehidupan, Ada yang kita tahu, ada pula yang tidak kita tahu. Yakinlah, dengan ketidak-tahuan itu bukan berarti Tuhan berbuat jahat kepada kita. Mungkin saja Tuhan sengaja melindungi kita dari tahu itu sendiri.”
Tere Liye, Rembulan Tenggelam Di Wajahmu 

“Terkadang kesedihan memerlukan kesendirian, meskipun seringkali kesendirian mengundang kesedihan tak tertahankan.”
Tere Liye, Kisah Sang Penandai 

“Tapi apalagi yang membuat hati berdesir selain pertemuan yang tidak disengaja ?”
Tere Liye, Kisah Sang Penandai 

“Dengan kesederhanaan hidup bukan berati tidak ada kebahagian, kebahagian ada pada seberapa besar keberartian hidup kita untuk hidup orang lain dan sekitar, yap seberapa besar kita menginspirasi mereka. Kebahagian ada pada hati yang bersih, lapang dan bersyukur dalam setiap penerimaan...:)”
Tere Liye, Ayahku (Bukan) Pembohong 

“Suatu saat jika kau beruntung menemukan cinta sejatimu. Ketika kalian saling bertatap untuk pertama kalinya, waktu akan berhenti. Seluruh semesta alam takzim menyampaikan salam. Ada cahaya keindahan yang menyemburat, meggetarkan jantung. Hanya orang - orang yang beruntung yang bisa melihat cahaya itu, apalagi berkesempatan bisa merasakannya.”
Tere Liye, Berjuta Rasanya 

“Nak, perasaan itu tidak sesederhana satu tambah satu sama dengan dua. Bahkan ketika perasaan itu sudah jelas bagai bintang di langit, gemerlap indah tak terkira, tetap saja dia bukan rumus matematika. Perasaan adalah perasaan.”
Tere Liye, Kau, Aku & Sepucuk Angpau Merah 

Sumber http://www.goodreads.com/author/quotes/838768.Tere_Liye          

Thursday, 30 August 2012

Novel itu,,

Membaca itu,, sebuah terapi jiwa,,
terutama karya-karya fiksi,,

sebuah novel akan membawa mu terbang bersama imajinasi-imajinasi penulis yang membuatmu terbang tinggi, bahkan ketempat-tempat yang tak pernah kamu kunjungi sekalipun,,

membaca novel itu, bagaikan menciptakan sebuah film yang hanya ada di benakmu sendiri, dengan tokohmu sendiri, bebas, lepas, sesuai keinginan hatimu,,

membaca novel itu juga adalah cara merasakan perasaan lain yang tak sesuai dengan perasaaan yang kamu alami sebelumnya,,

membaca novel itu membuatmu tenggelam menjadi tokoh-tokoh yang kamu baca, terhanyut dalam ceritanya,  merasakan apa yang dirasakannya,,

membaca novel itu membuatmu menuangkan semua yang kau rasa dalam bentuk yang lain, dengan imajinasi-imajinasimu sendiri,,

membaca novel itu membuat kamu hanyut dalam kesendirian, terbawa hilang dalam dunia lain,,

kadang, membaca novel itu menjadi obat dikala kamu merasa sendiri, merasa tak ada yang peduli,,

dan yang pasti, membaca novel itu adalah sebuah hobi, yang kan selalu ada di hati,,

^^


Saturday, 25 August 2012

Impian ke 26 "100 Parcel untuk penyapu jalan"


Alhamdulillahhirabbil Alamin,,
Segala puji hanya bangi Allah SWT,,
Keinginan beberapa tahun yang lalu di Bulan Ramadhan akhirnya terwujud,,

Ingin sekali bisa berbagi kebahagiaan dengan saudara-saudara yang telah membuat kota Batam tercinta ini menjadi bersih, yaitu para penyapu jalan,,


DI bantu EO MC (Moeslem Creative) Batam, kegiatan ini bisa terlaksana dengan baik, satu bulan mengumpulkan dana dan bisa membeli 68 p[aket bingkisan lebaran berupa peralatan sholat yang terdiri dari sajadah, sarung dan mukena.

Pembagian dilaksanakan Pada sabtu pagi tanggal 10 Agustus 2012, dan penyebaran paket ini di bantu oleh Kak Desy + suami, Mbak Wati, Fatimah dan  bang Nursyirwan. Pembagian di laksanakan di Batam Center, Tiban, Sekupang, Jodoh, Nagoya dan Juga Batu aji, pembagian di berikan dengan memberikan langsung kepada penyapu jalan yang sedang bekerja saat itu.


Terima kasih banyak untuk semua pihak yang telah membantu, terima kasih juga kami ucapkan untuk semua Donatur yang telah berpartisipasi,,

Terima Kasih ^^

Wednesday, 22 August 2012

Lebaran 1433 H ^^


Selamat Hari Raya Idul Fitri,,
Minal Aidin Wal Faizin,,
Mohon Maaf Lahir & Batin,,

Semoga di tahun ini menjadi pribadi yang lebih baik lagi,,

#telatposting, lebaranke4
:D

Wednesday, 15 August 2012

Kekaguman sesaat, kebodohan menahun

Hilang tanpa bekas,
 atau,
mungkin itu hanya perasaan sesaat,
entahlah,,

Berjuta tanya,
yang diri pun tak bisa menjawabnya

tersadar pada satu titik,
mempertanyakan semua tindakan lampau,
menyadari bahwa diri ini telah terpedaya,
terpedaya dengan bujuk rayu yg begitu mempesona,

di butakannya mata, hati dan pikiran,
dan berpikir itu semua wajar adanya,
dan kemudian tersadar,
bahwa itu semua hanyalah kekaguman sesaat,

ya,,
kekaguman sesaat,
yang  menyebabkan kebodohan  menahun,



Monday, 13 August 2012

Hape yang hilang,,

Udah berapa hari blog ini ga' di update,,,

eh sekali di update dengan berita sedih,,
iya ni, tulisan kali ini tentang Hape yg hilang, hiks,, hiks,,

Sabtu kemaren, setelah pembagian parcel untuk penyapu jalan, dan saya tidak masuk kerja karena harus buat persiapan untuk buka bareng di rumah sama temen-teman, buka bareng ini sekaligus juga untuk acara arisan perdana.

Jadilah balik dari pembagian parcel jam 11 udah nyampe di warung ortu, trus bantuin amma masak, potong-potong bahan masakan trus masak-masak,  hape saya yang sebenernya bukan hape mahal, tapi merupakan hape kesayangan, karena hape itu di beli beberapa hari setelah milad saya tahun lalu, hape itu sebuah kado dari diri sendiri untuk milad saya, makanya hape itu spesial, di hape itu juga banyak banget foto2, mp3 dan juga no hape temen2 yang penting, terutama temen-temen jauh kayak temen-temen smp.

Karena sibuk masak-masak hari itu saya tak terlalu peduli sama hape, sebenernya saya harus membalas beberapa sms, tapi karena sibuk saya belum membalas sms2 tersebut, kebetulan hape saya waktu itu juga di mainin sama adek-adek saya, setelah mereka pakai hape tersebut, di letakkan begitu saja di meja warung.

Sesekali saya liat hape itu, dan terakhir sempat menelepon sepupu, setelah itu hape saya letakkan begitu saja di atas meja dan saya ke dapur.  Setelah siap masak, dan tinggal mempersiapan barang-barang yang akan di bawa pulang, saya mencari hape di meja, dan ga' ada, di cari di tas, di tas plastik, di laci, di lemari, di kamar juga ga' ketemu, hati saya udah mulai was2, dan saya mencoba untuk menelepon hape saya pakai hapenya Appa, dan ternyata hape itu sudah tak bisa di hubungi, saya langsung lemes, dan refleks nangis. 

Kecuriagan waktu itu langsung mengarah sama orang yang memanggil tadi, waktu saya dan amma masak, ada yang manggil, "ibuk,, ibuk,," saya liat kedepan ga' ada orang, sepertinya orang tersebut mau beli nasi tapi ga' ada orang, trus liat hape nganggur di atas meja, trus di ambil, mungkin ga' ada niat awal mau maling, tapi karena ada kesempatan jadi di manfaatin.

Yang saya pikirkan adalah  bagaimana cara untuk mengganti hape tersebut, uang ga' punya, mau lebaran, kacamata yang udah ga' sesuai minusnya lagi juga belum ke ganti, bener-bener lemes rasanya, belum lagi buka yang tinggal 2,5 jam lagi sementara rumah belum di beresin, bener-bener panik. Sempet juga kenak marah Appa, katanya " klo udah hilang ya udah, ga' perlu di tangisin, ga' bakalan ketemu juga kalau di tangisin". 

Amma bilang " Ya udah di ikhlasin aja, minta sama Allah di ganti yang lebih baik", setelah denger kata-kata amma baru sadar, ini semua pasti ketetapannya Allah, kenapa harus di tangisin, lagian yang di ambil cuma hape, toh semua yang ada di diri ini adalah titipan, bahkan ruh yang ada pada diri ini juga adalah titipan Nya.  

Mencoba untuk mengikhlaskan, walaupun masih kepikiran bahkan sampai sekarang, sempet kebawa-bawa mimpi juga, saking kepikirannya. 

Semoga saja bisa dapet ganti yang lebih baik, tapi lebih baik disini, menurut versi nya Allah, bukan versi manusia. Aamiin

Dan semoga hapenya bisa bermanfaat buat yang ngambil, dan foto-foto yang ada di hape di hapus semua.. Aamiin..

 




Membuat Kimchi rumahan

Sebagai salah satu penggemar Kimchi makanan Korea, yang dulu sampai bela-belain beli di salah satu restoran korea di bandung dan dipaketin ...