Showing posts with label Copas. Show all posts
Showing posts with label Copas. Show all posts

Monday, 28 September 2015

ROMANTISME ALA RASULULLAH Salallahu 'alaihi wassalam ::


Berikut beberapa tips untuk menjaga kemesraan yang dikompilasi dari hadis-hadis dan riwayat yang menceritakan Rasulullah yg saya copas dari bbrp sumber dan teman2 ulama. Silahkan dinikmati, semoga terisnpirasi, khususnya buat yg sudah menikah :D

1. Suami membukakan pintu utk istrinya (kendaraan/rumah/dll)

Istilah yg cukup akrab ditelinga kita yg katanya orang2 modern ini. “Ladies First” .ini sudah dilakukan rasulullah sejak berabad2 yang lalu, disaat kebudayaan lain di dunia menganggap wanita lebih rendah, bahkan diragukan statusnya sebagai “manusia”. Dari Anas, dia berkata: “Kemudian kami pergi menuju Madinah (dari Khaibar). Aku lihat Nabi saw. menyediakan tempat duduk yang empuk dari kain di belakang beliau untuk Shafiyyah. Kemudian beliau duduk di samping untanya sambil menegakkan lutut beliau dan Shafiyyah meletakkan kakinya di atas lutut beliau sehingga dia bisa menaiki unta tersebut.” (HR Bukhari)

2. Mencium istri ketika pergi dan datang

sungguh hal yg romantis dan bisa menimbulkan rasa kasih sayang jika kita bisa membiasakan mencium istri/suami ketika hendak bepergian atau baru pulang. Dari ‘Aisyah ra, bahwa Nabi saw biasa mencium istrinya setelah wudhu’, kemudian beliau shalat dan tidak mengulangi wudhu’nya.”(HR ‘Abdurrazaq)

3. Makan/minum Sepiring/segelas berdua

Dari Aisyah RA, ia berkata : Saya dahulu biasa makan his (sejenis bubur) bersama Nabi Shallallahu ‘Alaihi Wassalam “ (HR. Bukhori dalam Adabul Mufrod) Dari Aisyah Ra, ia berkata : Aku biasa minum dari gelas yang sama ketika haidh, lalu Nabi Shallallahu ‘Alaihi Wassalam mengambil gelas tersebut dan meletakkan mulutnya di tempat aku meletakkan mulut, lalu beliau minum (HR Abdurrozaq dan Said bin Manshur, dan riwayat lain yang senada dari Muslim.) Nabi saw pernah minum di gelas yang digunakan Aisyah. Beliau juga pernah makan daging yang pernah digigit Aisyah.(HR Muslim No. 300) bahkan keberkahannya dijamin, diriwayatkan Abu Hurairah : ” Makanan berdua cukup untuk tiga orang, makanan tiga orang cukup untuk empat orang ” ( HR Bukhori (5392) dan Muslim (2058))

4. Suami menyuapi istri

Dari Saad bin Abi Waqosh ra berkata : Rasulullah Shallallahu ‘Alaihi Wassalam bersabda : “Dan sesungguhnya jika engkau memberikan nafkah, maka hal itu adalah sedekah, hingga suapan nasi yang engkau suapkan ke dalam mulut istrimu “ (HR Bukhori (VI/293) dan Muslim (V/71)

5. Berlemah lembut, melayani/menemani istri yg sedang sakit (memanjakan istri sakit)

Diriwayatkan oleh Aisyah ra, nabi saw adalah orang yang penyayang lagi lembut. Beliau orang yang paling lembut dan banyak menemani istrinya yang sedang mengadu atau sakit. (HR Bukhari No 4750, HR Muslim No 2770)

6. Bersenda gurau dan membangun kemesraan

Aisyah dan Saudah pernah saling melumuri muka dengan makanan. Nabi saw tertawa melihat mereka. (HR Nasai dengan isnad hasan) Dari Zaid bin Tsabit berkata tentang Rasulullah : suka bercanda dengan istrinya (HR Bukhari)

7. Menyayangi istri dan melayaninya dg baik

Dari Abu Hurairah, dia berkata: Rasulullah bersabda: Orang mukmin yang paling sempurna imannya ialah yang paling baik akhlaknya, dan orang yang paling baik diantara kalian ialah yang paling baik terhadap istrinya (HR.Tirmidzi, Ibnu Hibban, hadits hasan shahih).

8. Memberi hadiah

Dari Ummu Kaltsum binti Abu Salamah, ia berkata, “Ketika Nabi saw menikah dengan Ummu Salamah, beliau bersabda kepadanya, Sesungguhnya aku pernah hendak memberi hadiah kepada Raja Najasyi sebuah pakaian berenda dan beberapa botol minyak kasturi, namun aku mengetahui ternyata Raja Najasyi telah meninggal dunia dan aku mengira hadiah itu akan dikembalikan. Jika hadiah itu memang dikembalikan kepadaku, aku akan memberikannya kepadamu.” Ia (Ummu Kultsum) berkata, “Ternyata keadaan Raja Najasyi seperti yang disabdakan Rasulullah saw, dan hadiah tersebut dikembalikan kepada beliau, lalu beliau memberikan kepada masing-masing istrinya satu botol minyak kasturi, sedang sisa minyak kasturi dan pakaian tersebut beliau berikan kepada Ummu Salamah.” (HR Ahmad)

9. Tetap romantis walau istri sedang haid

haid, adalah sesuatu yg alamiah bagi wanita. berbeda dg pandangan kaum yahudi, yg menganggap wanita haid adalah najis besar dan tidak boleh didekati. Ketika Aisyah sedang haid, Nabi saw pernah membangunkannya, beliau lalu tidur dipangkuannya dan membaca quran (HR Bukhari no 7945)

10. Mengajak istri makan di luar

mungkin kebanyakan kita, lebih suka pergi bersama teman2, meninggalkan istri dirumah. nah yg ini mungkin familiar, saya suka bilang ama istri “nge-date” yuk! ini bisa membangkitkan romantisme berdua. menikmati lingkungan disekitar. Anas mengatakan bahwa tetangga Rasulullah saw. –seorang Persia–pintar sekali membuat masakan gulai. Pada suatu hari dia membuatkan masakan gulai yang enak untuk Rasulullah saw. Lalu dia datang menemui Rasululiah saw. untuk mengundang makan beliau. Beliau bertanya: “Bagaimana dengan ini? (maksudnya Aisyah).” Orang itu menjawab: “Tidak.” Rasulullah saw. berkata: “(Kalau begitu) aku juga tidak mau.” Orang itu kembali mengundang Rasulullah saw. Rasulullah saw. bertanya: “Bagaimana dengan ini?” Orang itu menjawab: “Tidak.” Rasulullah kembali berkata: “Kalau begitu, aku juga tidak mau.” Kemudian, orang itu kembali mengundang Rasulullah saw. dan Rasulullah saw. kembali bertanya: “Bagaimana dengan ini?” Pada yang ketiga kalinya ini orang Persia itu mengatakan: “Ya.” Akhirnya mereka bangun dan segera berangkat ke rumah laki-laki itu.” (HR Muslim)

11. Mengajak istri jika hendak keluar kota

biasanya para suami, kalau ada tugas ke luar kota, hal2 kayak gini dijadiin kesempatan. tapi gak ada salahnya kalo rejeki kita cukup, kita ajak istri kita pergi juga, tinggal bilang sama bos (syukur2 kalo bos mau bayarin hehehe), kalo saya biasanya biaya sendiri. Aisyah berkata: “Biasanya Nabi saw. apabila ingin melakukan suatu perjalanan, beliau melakukan undian di antara para istri. Barangsiapa yang keluar nama/nomor undiannya, maka dialah yang ikut pergi bersama Rasulullah saw.’ (HR Bukhari dan Muslim)

12. Menghibur diri bersama istri keluar rumah (Entertainment)

Dari Aisyah, dia berkata: “Pada suatu hari raya orang-orang berkulit hitam mempertontonkan permainan perisai dan lembing. Aku tidak ingat apakah aku yang meminta atau Nabi saw. sendiri yang berkata padaku: ‘Apakah aku ingin melihatnya?’Aku jawab: ‘Ya.’ Lalu beliau menyuruhku berdiri di belakangnya. Pipiku menempel ke pipi beliau. Beliau berkata: ‘Teruskan main kalian, wahai Bani Arfidah (julukan orang-orang Habsyah)!’ Hingga ketika aku sudah merasa bosan beliau bertanya: ‘Apakah kamu sudah puas?’Aku jawab: ‘Ya.’ Beliau berkata: ‘Kalau begitu, pergilah!’” (HR Bukhari dan Muslim)

13. Suami mencium istri sering2

mencium istri dengan penuh kasih sayang, sangatlah mulia dan romantis. berbeda dg ciuman yg dilakukan karena nafsu seperti di film2 yg kebanyakan kita lihat. Nabi saw sering mencium Aisyah dan itu tidak membatalkan puasa (HR Nasai dalam Sunan Kubra II/204)

14. Suami mengantar istri

kadang banyak dari kita malas mengantar istri kita bepergian. saya gak kebayang kalo istri saya keluar rumah sendirian, ada masalah di jalan dia kebingungan. Shafiyyah, istri Nabi saw., menceritakan bahwa dia datang mengunjungi Rasulullah saw. ketika beliau sedang melakukan i’tikaf pada hari sepuluh yang terakhir dari bulan Ramadhan. Dia berbicara dekat beliau beberapa saat, kemudian berdiri untuk kembali. Nabi saw. juga ikut berdiri untuk mengantarkannya.” (Dalam satu riwayat492 dikatakan: “Nabi saw. berada di masjid. Di samping beliau ada para istri beliau. Kemudian mereka pergi (pulang). Lantas Nabi saw. berkata kepada Shafiyyah binti Huyay: ‘Jangan terburu-buru, agar aku dapat pulang bersamamu’”) (HR Bukhari dan Muslim)

15. Suami istri berjalan dimalam hari

duhhh so sweet …. jalan berdua menikmati keindahan alam. Rasulullah datang pada malam hari, kemudian mengajak aisyah berjalan-jalan dan berbincang-bincang (HR Muslim 2445)

16. Panggilan khusus pada istri

kadang kita memanggil istri kita, honey, yayank, dst dst… seperti itu pun rasulullah. Nabi saw memanggil Aisyah dengan Humairah artinya yang kemerah-merahan pipinya. Rasulullah juga suka memanggil aisyah dg sebutan “aisy/aisyi”, dalam culture arab pemenggalan huruf terakhir menunjukan “panggilan manja/tanda sayang”

17. Memberi sesuatu yg menyenangkan

istri Dari Said bin Yazid, bahwa ada seorang wanita datang menemui Nabi, kemudian Nabi bertanya kepada ‘Aisyah: “Wahai ‘Aisyah, apakah engkau kenal dia?” ‘Aisyah menjawab: “Tidak, wahai Nabi Allah.” Lalu, Nabi bersabda: “Dia itu Qaynah dari Bani Fulan, apakah kamu mau ia bernyanyi untukmu?”, maka bernyanyilah qaynah itu untuk ‘Aisyah. (HR. An Nasa’i, kitab Asyratun Nisa’, no. 74)

18. Memperhatikan perasaan istri

“Sesungguhnya ketika seorang suami memperhatikan istrinya dan begitu pula dengan istrinya, maka Allah memperhatikan mereka dengan penuh rahmat, manakala suaminya merengkuh telapak tangan istrinya dengan mesra, berguguranlah dosa-dosa suami istri itu dari sela jemarinya” (Diriwayatkan Maisarah bin Ali dari Ar- Rafi’ dari Abu Sa’id Alkhudzri r.a).

19. Suami segera menemui istri jika tergoda dgn wanita lain

Dari Jabir, sesungguhnya Nabi saw pernah melihat wanita, lalu beliau masuk ke tempat Zainab, lalu beliau tumpahkan keinginan beliau kepadanya, lalu keluar dan bersabda, “Wanita, kalau menghadap, ia menghadap dalam rupa setan. Bila seseorang di antara kamu melihat seorang wanita yang menarik, hendaklah ia datangi istrinya, karena pada diri istrinya ada hal yang sama dengan yang ada pada wanita itu.” (HR Tirmidzi)

20. Berpelukan saat tidur

Tidak saya deskripsikan, soalnya ada yg belum merid lho.. # (HR Tirmidzi 132)

21. Membantu pekerjaan rumah tangga

ini nih, kadang2 suka males. tapi kalo ngerjainnya berdua biasanya sih gak berasa, sambil bercanda ataw ngobrol2 Aisyah pernah ditanya: “Apa yang dilakukan Nabi saw. di rumahnya?” Aisyah menjawab: “Beliau ikut membantu melaksanakan pekerjaan keluarganya.” (HR Bukhari)

22. Mengistimewakan istri

Dari Anas, dia berkata: “Kemudian kami pergi menuju Madinah (dari Khaibar). Aku lihat Nabi saw. menyediakan tempat duduk yang empuk dari kain di belakang beliau untuk Shafiyyah.” (HR Bukhari)

23. Mendinginkan kemarahan istri dengan mesra

Nabi saw biasa memijit hidung ‘Aisyah jika ia marah dan beliau berkata, Wahai ‘Aisy, bacalah do’a: ‘Wahai Tuhanku, Tuhan Muhammad, ampunilah dosa-dosaku, hilangkanlah kekerasan hatiku, dan lindungilah diriku dari fitnah yang menyesatkan.” (HR. Ibnu Sunni)

24. Tiduran di Pangkuan Istri

Dari ‘Aisyah ra, ia berkata, “Nabi saw biasa meletakkan kepalanya di pangkuanku walaupun aku sedang haidh, kemudian beliau membaca al-Qur’an.” (HR ‘Abdurrazaq)

25. Mandi bersama

Aisyah pernah mandi satu bejana bersama Nabi saw (HR Nasai I/202) sorry gak dideskripsikan detail, kan ada yg belum merid :D

26. Disisir istri

Dari ‘Aisyah ra, ia berkata, “Saya biasa menyisir rambut Rasulullah saw, saat itu saya sedang haidh”. (HR Ahmad)

27. Minum bergantian pada tempat yang sama

Dari ‘Aisyah ra, dia berkata, “Saya biasa minum dari mug yang sama ketika haidh, lalu Nabi mengambil mug tersebut dan meletakkan mulutnya di tempat saya meletakkan mulut saya, lalu beliau minum, kemudian saya mengambil mug, lalu saya menghirup isinya, kemudian beliau mengambilnya dari saya, lalu beliau meletakkan mulutnya pada tempat saya meletakkan mulut saya, lalu beliau pun menghirupnya.” (HR ‘Abdurrazaq dan Sa’id bin Manshur)

28. Membelai istri

“Adalah Rasulullah saw tidaklah setiap hari melainkan beliau mesti mengelilingi kami semua (istrinya) seorang demi seorang. Beliau menghampiridan membelai kami dengan tidak mencampuri hingga beliau singgah ke tempat istri yang beliau giliri waktunya, lalu beliau bermalam di tempatnya.” (HR Ahmad)masih banyak lagi, tapi saya tidak cantumkan disini. soalnya bahasannya kayaknya lebih cocok buat org yg sudah menikah.Nabi saw bersabda, “Yang terbaik di antana kalian adalah yang terbaik terhadap keluarga/istrinya. Dan saya adalah orang yang paling baik terhadap istri/keluargaku” (HR Tirmidzi).

Semoga bermanfaat. Semoga menjadi keluarga yg sakinah, mawadah, warohmah selalu. Aamiiin...

Wednesday, 12 June 2013

Pergilah melihat dunia - Tere Liye

Pergilah, Anakku..
Dengarkan gunung-gunung bergema memanggilmu, Nak..
Atau lautan bergelora mengundangmu

Maka berangkatlah..
Biarkan alas kakimu yang paling jauh hanya pergi sekitaran rumah akhirnya menjejak ribuan mil
Biarkan debu perjalanan menempel di seluruh pakaian
Jangan cemas banyak hal
Jangan berpikir terlalu panjang hingga ragu datang
Lihatlah dunia terbentang..

Dengarkan nyanyian lembah-lembah hijau, Nak..
Atau padang stepa, padang sabana luas, hingga debu padang pasir..
Atau menyentuh lembutnya pucuk salju dingin menyenangkan..

Jangan habiskan hidup hanya antara bangunan, jalan setapak, kendaraan, itu-itu saja..
Jangan habiskan pagi, siang, sore, malam di jendela yang sama, menghela nafas seolah lega..
Jangan habiskan hari dengan hanya bermimpi melihat dunia

Berangkatlah.. hidupmu lebih besar dibanding sempitnya kerangkeng pemikiran dan pemahaman
Dengarkan genderang ramai kota-kota besar, Nak..
Atau desa-desa permai dengan penduduk selalu tersenyum walaupun mereka berbeda warna kulit

Maka biarkan semua petualangan itu datang
Jangan sedih jika malam-malam terasa lebih panjang
Jangan takut kehabisan bekal
Jangan takut tidak pernah kembali
Biarkan semua mengalir
Kau akan bertemu teman-teman baru

Berangkatlah, Nak..
Kau akan tumbuh layaknya seorang petualang
Tidak mengeluh saat hujan turun
Tidak cemas walau semua serba terlambat
Tidak panik meski semua berantakan
Tidak dikendalikan waktu apalagi oleh manusia lain
Kau akan tumbuh semakin kuat

Kau akan mengerti banyak hal..

Karena sungguh Nak..
Bapakmu tidak bisa menceritakan lebih baik bagaimana rasanya sendirian duduk di sebuah angkutan, sesak oleh penumpang dengan warna kulit berbeda, duduk rapat, sempit saling menempel bahu, suara kotek ayam, tumpukan karung sayur, kardus-kardus, ramai suara mengobrol dengan bahasa antah-berantah, lirikan anak-anak yang ingin tahu..
Dan kau harus mendirikan sholat jama’ di atas mobil itu karena dua waktu sholat hampir habis, kendaraan tak kunjung berhenti.

Kau akan tahu persis sensasinya saat kau sendiri mengalaminya
Menjadi tontonan satu bus.
Dan itu akan memberikan pemahaman baru

Kau akan mengerti banyak hal..

Pergilah melihat dunia, Anakku

Friday, 3 May 2013

Apologia Untuk Sebuah Nama : IBU


oleh :


Pertama kali liat video ini waktu nyasar di youtube dan masuk ke account nya Fahd, luar biasa deh karya-karya mereka bertiga, dan sekarang Fadh dan Fiersa jadi penulis dan penyanyi Favorit saya hehe... 

Dan Video yang satu ini sungguh sangat amat menyentuh, bersyukurlah kita bagi yang Ibunya masih ada, so buatlah mereka bahagia dan tersenyum :)

Love you Ma ^^

Tuesday, 13 November 2012

Di antara 2 pilihan

Terkadang keadaan menuntutmu,
Dan,
Engkau tak mungkin berada dalam dua ruang berbeda,
Terkadang juga engkau ingin bersama sahabat2mu,
Tetapi handai taulanmu menginginkan engkau hadir di sisinya,
Sedang engkau tak dapat merangkul keduanya dalam sebuah kebersamaan,
Adakah mereka mengerti??
Ataukah terasa sesak di satu sisi??
Dan terkadang satu sisi tak menginginkan sisi yang lain,
Sedangkan engkau di tengah-tengah??
Tak semestinya waktu melulu seperti itu,
Engkau mesti berjalan dan jalan tak selamanya satu,,

Oleh : Arjuna wiwaha

Saturday, 15 September 2012

"Tidak"

Suatu masa akan datang,
Seseorang yang kau tak kuasa menolaknya memasuki hatimu,
Dia datang bersama angin,
Dia datang bersama mimpi,
Dia datang bersama keresahan, dalam kecemasan
Dalam teka-teki dan dalam rindu yang tak tertahan,
kau bahkan tak perlu mengeja kata cinta terlalu rumit,
karena ia sangat sederhana,

Tak perlu ia di eja,
Karena ia memasuki tiap jengkal aliran darah kita,
Seketika terucap tanpa perlu daya upaya,
Dan ketika takdir cinta memilihmu,
Bahkan kau tak punya kosa kata "Tidak" untuk menolaknya,

Thursday, 13 September 2012

Tere Liye Qoutes

“Ya Rabb, Engkaulah alasan semua kehidupan ini. Engkaulah penjelasan atas semua kehidupan ini. Perasaan itu datang dariMu. Semua perasaan itu juga akan kembali kepadaMu. Kami hanya menerima titipan. Dan semua itu ada sungguh karenaMu...
Katakanlah wahai semua pencinta di dunia. Katakanlah ikrar cinta itu hanya karenaNya. Katakanlah semua kehidupan itu hanya karena Allah. Katakanlah semua getar-rasa itu hanya karena Allah. Dan semoga Allah yang Maha Mencinta, yang Menciptakan dunia dengan kasih-sayang mengajarkan kita tentang cinta sejati.
Semoga Allah memberikan kesempatan kepada kita untuk merasakan hakikatNya.
Semoga Allah sungguh memberikan kesempatan kepada kita untuk memandang wajahNya. Wajah yang akan membuat semua cinta dunia layu bagai kecambah yang tidak pernah tumbuh. Layu bagai api yang tak pernah panas membakar. Layu bagai sebongkah es yang tidak membeku. ”
Tere Liye, Hafalan Shalat Delisa

 
“bahwa hidup harus menerima..penerimaan yang indah. Bahwa hidup harus dimengerti..pengertian yang benar. Bahwa hidup harus memahami..pemahaman yang tulus.”
Tere Liye
 
  
“Wahai, wanita-wanita yang hingga usia tiga puluh, empat puluh, atau lebih dari itu, tapi belum juga menikah (mungkin kerana kekurangan fizikal, tidak ada kesempatan, atau tidak pernah 'terpilih' di dunia yang amat keterlaluan mencintai harta dan penampilan wajah.) Yakinlah, wanita-wanita solehah yang sendiri, namun tetap mengisi hidupnya dengan indah, bersedekah dan berkongsi, berbuat baik dan bersyukur. Kelak di hari akhir sungguh akan menjadi bidadari-bidadari syurga. Dan khabar baik itu pastilah benar, bidadari syurga parasnya cantik luar biasa.”
Tere Liye, Bidadari Bidadari Surga 

“Daun yang jatuh tak pernak membenci angin. Dia membiarkan dirinya jatuh begitu saja. Tak melawan. Mengikhlaskan semuanya.”
Tere Liye, Daun Yang Jatuh Tak Pernah Membenci Angin 

 “Orang yang memendam perasaan seringkali terjebak oleh hatinya sendiri. Sibuk merangkai semua kejadian di sekitarnya untuk membenarkan hatinya berharap. Sibuk menghubungkan banyak hal agar hatinya senang menimbun mimpi. Sehingga suatu ketika dia tidak tahu lagi mana simpul yang nyata dan mana simpul yang dusta.”
Tere Liye, Daun Yang Jatuh Tak Pernah Membenci Angin 

“Begitulah kehidupan, Ada yang kita tahu, ada pula yang tidak kita tahu. Yakinlah, dengan ketidak-tahuan itu bukan berarti Tuhan berbuat jahat kepada kita. Mungkin saja Tuhan sengaja melindungi kita dari tahu itu sendiri.”
Tere Liye, Rembulan Tenggelam Di Wajahmu 

“Begitulah kehidupan, Ada yang kita tahu, ada pula yang tidak kita tahu. Yakinlah, dengan ketidak-tahuan itu bukan berarti Tuhan berbuat jahat kepada kita. Mungkin saja Tuhan sengaja melindungi kita dari tahu itu sendiri.”
Tere Liye, Rembulan Tenggelam Di Wajahmu 

“Terkadang kesedihan memerlukan kesendirian, meskipun seringkali kesendirian mengundang kesedihan tak tertahankan.”
Tere Liye, Kisah Sang Penandai 

“Tapi apalagi yang membuat hati berdesir selain pertemuan yang tidak disengaja ?”
Tere Liye, Kisah Sang Penandai 

“Dengan kesederhanaan hidup bukan berati tidak ada kebahagian, kebahagian ada pada seberapa besar keberartian hidup kita untuk hidup orang lain dan sekitar, yap seberapa besar kita menginspirasi mereka. Kebahagian ada pada hati yang bersih, lapang dan bersyukur dalam setiap penerimaan...:)”
Tere Liye, Ayahku (Bukan) Pembohong 

“Suatu saat jika kau beruntung menemukan cinta sejatimu. Ketika kalian saling bertatap untuk pertama kalinya, waktu akan berhenti. Seluruh semesta alam takzim menyampaikan salam. Ada cahaya keindahan yang menyemburat, meggetarkan jantung. Hanya orang - orang yang beruntung yang bisa melihat cahaya itu, apalagi berkesempatan bisa merasakannya.”
Tere Liye, Berjuta Rasanya 

“Nak, perasaan itu tidak sesederhana satu tambah satu sama dengan dua. Bahkan ketika perasaan itu sudah jelas bagai bintang di langit, gemerlap indah tak terkira, tetap saja dia bukan rumus matematika. Perasaan adalah perasaan.”
Tere Liye, Kau, Aku & Sepucuk Angpau Merah 

Sumber http://www.goodreads.com/author/quotes/838768.Tere_Liye          

Thursday, 21 June 2012

Saemo - Mother :))

Suka banget sama lagu yang satu ini, walaupun lagu jepang, n pertama kali dengar ga ngerti artinya, tapi dah berasa kalau makna nya dalam,, like this song very much,, ^^

MOTHER by SEAMO...
Japanese in Romaji lyrics
 
Hi Mother, Haikei, genki ni shitemasuka?
Saikin renraku shinakute gomen Boku wa nantoka yattemasu...

Chiisana karada ni chiisana te Shiraga mo majiri Marukunatte
Shikashi boku ni wa Nani yori mo ookikute Dare yori mo tsuyokute
Sasaete kureta kono ai Dakara kodomo ni mo tsutaetai

Chikaku ni iru to iradatsu kuse ni Tooku ni iru to sabishiku kanji
Anata wa sonna sonzai Donna mondai mo Mi wo kezutte kaiketsu suru
Soshite Boku no shitteru dare yori mo Ichi-ban gamandzuyoku TAFU desu
Itsumo massaki ni ki ni suru Jibun janaku boku no karada de

Suiji sentaku Souji ni ikuji Amatta jikan sara ni shigoto shi
Ichi-ban hikui basho ni aru mono shika MotomenakattanoAnata yo
Atarimae sugi wakaranakatta Hitori de kurashi hajimete wakatta
Anata no sugosa Taihensa Sore wo omoeba Kyou mo boku ganbareru sa

Chiisana karada ni chiisana te Shiraga mo majiri Marukunatte
Shikashi boku ni wa Nani yori mo ookikute Dare yori mo tsuyokute
Sasaete kureta kono ai Dakara kodomo ni mo tsutaetai

"Ashita asa shichi-ji ni okoshite" to itte
Anata jikan doori ni okoshite kurete
Shikashi Rifujin na boku wa
Neboke nagara ni iu kotoba wa "Urusee!"
Konna kurikaeshi no RUUTIN Iyana kao hitotsu sezu ni
Anata Mainichi okoshite kureta
Donna mezamashi yori atatakaku seikaku datta

Sore de mo aru hi Gakkou wo ZURUyasumi "Ikitakunai" to ii
FUton kara ichido mo denu boku mae ni Kao wo ryoute de ooikakushi
Oogoe agete naita Boku mo kanashikute naita
Sono toki boku wa "Nante baka na koto wo shitan da" to jibun semeta

Chiisana karada ni chiisana te Shiraga mo majiri Marukunatte
Shikashi boku ni wa Nani yori mo ookikute Dare yori mo tsuyokute
Sasaete kureta kono ai Kanshashitemasu My Mother

Kodomo ni sakidattareru hodo Tsurai koto nante Kono yo ni nai no dakara
Tatta ichi-byou de mo Anata yori nagaku ikiru koto Kore dake wa mamoru
Kore dake wa...

Anata no kodomo de yokatta Anata ga boku no haha de yokatta
Itsu made mo kawaranai Zutto zutto kawaranai
Boku wa anata no ikiutsushi dakara...

Chiisana karada ni chiisana te Shiraga mo majiri Marukunatte
Shikashi boku ni wa Nani yori mo ookikute Dare yori mo tsuyokute
Sasaete kureta kono ai Dakara kodomo ni mo tsutaetai

Zutto boku no haha de ite Zutto genki de ite
Anata ni wa mada shigoto ga aru kara Boku no oyakoukou uketoru shigoto ga...

English Translation
Lyrics: Naoki Takada
Music: Naoki Takada & Shintaro “Growth” Izutsu

Hi Mother, Dear Mother, how are you doing?
Sorry I haven’t called recently, I’m getting by okay…

*Your body is small and so are your hands
White hairs are mixed in and you’ve grown more genial
But to me you’re still bigger than anything, stronger than anyone
I want to tell my kids about this love that supported me

Even though I grow impatient when I’m near you
When you’re far away from me I grow lonely
That’s who you are to me, you can cut through any problem and solve it
And you have the most patience and toughness of anyone I know
You would always be concerned over my well-being before your own

Cooking, doing the laundry, cleaning, raising a child
You even worked during your free time
You would only require things from the lowest places


I didn’t understand even though it was so obvious
It wasn’t until I started living by myself that I understood
Whenever I think of how much you’ve accomplished
And how hard it must have been, I feel like I can try my best today

(Repeat*)
I’d say, “Wake me up at seven a.m.”
And you would wake me up right on time
But I would be unfair to you
And say the words “shut up” while I was still half-asleep
This was the daily routine
You never made one tired face
And woke me up every day
Warmer and more accurately than any alarm clock

But then one day I skipped school and said, “I don’t wanna go”
I wouldn’t leave my futon and you stood in front of me
Hid your face with both hands and cried loudly
I also felt sad and cried
At that time I blamed myself wondering, “How could I be so stupid?”

Your body is small and so are your hands
White hairs are mixed in and you’ve grown more genial
But to me you’re still bigger than anything, stronger than anyone
I give you thanks for this love that supported me, my mother

I know there’s nothing more painful in the world
Than a parent burying their child
So I’ll make sure it never happens
Even if I only live one second longer than you
I’ll make sure of it…

I’m glad I’m your child
I’m glad you’re my mother
And that won’t ever change
It won’t ever change for all time
Because I am the very image of you…

(Repeat*)
Be my mother forever
Be well forever
You still have one more job left to do
And that’s to accept your son’s love and respect for you…

Monday, 28 May 2012

Salim A Fillah (Quotes)


“Aku bukan tak sabar, hanya tak ingin menanti
Karena berani memutuskan adalah juga kesabaran
Karena terkadang penantian
Membuka pintu-pintu syaithan”
― Salim A. Fillah
 
“Mencintai tak berarti harus memiliki. Mencintai berarti pengorbanan untuk kbahagiaan orang yg kita cintai. Cinta tak pernah meminta untuk menanti. Ia mengambil kesempatan. Itulah keberanian. Atau mempersilakan. Yg ini pengorbanan.”
― Salim A. Fillah
 
“Bahwa cinta adlh prsoalan b'usaha u/ mncintai. Bahwa cinta bknlah gejolak hati yg dtg sendiri melihat paras ayu/janggut rapi. Bahwa sbgmana cinta kpd Allah yg tak serta merta mengisi hati kita. Karena cinta mmg hrs diupayakan. Karena cinta adlh kata kerja. Lakukanlah krja jiwa & raga u/ mencintainya. Kerjakan cinta yg ku-maksud agar kau temukan cinta yg kau-maksudkan. Karena cinta adlh kata kerja. Cinta-mata airnya adlh niat baik dr hati yg tulus. Alirannya adlh kerja yg terus menerus.”
― Salim A. Fillah
 
“Kita yang menjalani hidup dengan mengalir
Seperti air
Mungkin lupa bahwa air hanya mengalir
Ke tempat yang lebih rendah”
― Salim A. Fillah
 
“Kekhawatiran tak menjadikan bahayanya membesar
Hanya dirimu yang mengerdil
Tenanglah, semata karena Allah bersamamu
Maka tugasmu hanya berikhtiar
Dan di sana pahala surga menantimu”
― Salim A. Fillah
 
“Di jalan cinta para pejuang, biarkan cinta berhenti di titik ketaatan.. Meloncati rasa suka dan tidak suka.. Melampaui batas cinta dan benci.. Karena hikmah sejati tak selalu terungkap di awal pagi.. Karena seringkali kebodohan merabunkan kesan sesaat.. Maka taat adalah prioritas yang kadang membuat perasaan-perasaan terkibas.. Tapi yakinlah, di jalan cinta para pejuang, Alloh lebih tahu tentang kita..”
― Salim A. Fillah, Jalan Cinta Para Pejuang  
 
“Ada kata yang merangkum kesetaraan, perhatian, & cinta!
Laki-laki & Perempuan
saling mengenal, saling memahami, saling bantu, bergandengan tangan (ups!), saling menanggung, & cekatan mendahulukan. Serasi..!
Lalu? Harusnya kau tahu bidadari bisa cemburu. Itu tantangan. Untuk mendekatkan sumbu potensi diri dengan nyala suci ruh keshalihan. Agar bidadari cemburu padamu? Bukan dengan tebar pesona fisik tentu. Karena pasti 'muke lu jauh' he..he..
Tak jua dengan memenjara diri antara dapur, kelambu & sumur, karena Allah & Rasul tak pernah bermaksud begitu.”
― Salim A. Fillah
 
“Kita kadang merasa lebih benar, lebih baik, lebih tinggi, dan lebih suci dibanding mereka yang kita nasehati.
Hanya mengingatkan kembali kepada diri ini: jika kau merasa besar, periksa hatimu. Mungkin ia sedang bengkak.
Jika kau merasa suci, periksa jiwamu. Mungkin itu putihnya nanah dari luka nurani.
Jika kau merasa tinggi, periksa batinmu. Mungkin ia sedang melayang kehilangan pajakan.
Jika kau merasa wangi, priksa ikhlasmu, mungkin itu asap dari amal shalihmu YANG HANGUS DIBAKAR RIYA'.”
― Salim A. Fillah, Dalam Dekapan Ukhuwah  
 
Semua orang yang ada dalam hidup kita,
masing-masingnya, bahkan yang paling menyakiti kita
diminta untuk ada disana
agar cahaya kita dapat menerangi jalan mereka”
― Salim A. Fillah, Dalam Dekapan Ukhuwah
 
“Keputusan yang salah dari sebuah musyawarah, jauh lebih baik daripada pendapat pribadi, betapapun benarnya"

"Bersabarlah, dalam syuraa, juga dalam dekapan ukhuwah”
― Salim A. Fillah, Dalam Dekapan Ukhuwah 
“Alangkah seringnya
Mentergesai kenikmatan tanpa ikatan
Membuat detik-detik di depan terasa hambar
Belajar dari ahli puasa
Ada dua kebahagiaan baginya
Saat berbuka
Dan saat Allah menyapa lembut memberikan pahala
Inilah puasa panjang syahwatku
Kekuatan ada pada menahan
Dan rasa nikmat itu terasa, di waktu buka yang penuh kejutan
Coba saja
Kalau Allah yang menghalalkan
Setitis cicipan surga
Kan menjadi shadaqah berpahala
Buku ini dipersembahkan untuk mereka yang lagi jatuh hati atau sedang pacaran bersama doi yang dipenuhi hasrat nikah dini tapi belum bernyali yang sedang menjalani proses penuh liku dan yang ingin melanggengkan masa-masa indah pernikahannya...”
― Salim A. Fillah, Nikmatnya Pacaran Setelah Pernikahan
 

Wednesday, 18 April 2012

Khayalan Seorang "Makmum" :)


Bismillahirrahmanirrahiim..
Titik-titik air masih menetes dari ujung ujung  rambutnya. Perlahan-lahan turun ke kening, ke pipi, lalu ke dagu dan bermuara di bajunya.  Titik-titik air itu sebagian jatuh ke lantai, sebagian lagi tersapu di atas sajadah yang sudah terbentang dilantai.  Lalu dia menyeka sendiri air-air itu diwajahnya. Aku mengamatinya dari balik kerudung yang aku kenakan.  Yah, lalu Dia berdiri tegap. Diam sejenak. Lalu dia pun mengeluarkan suara takbir adzan , tenang, terdengar dengan  jelas dan mantap. 



Aku disini. Berdiri dibelakangnya, namun tak selurus dengan posisinya. Aku sedikit meletakkan posisiku disebelah kanannya.  Setelah mengumandangkan takbir adzan, dia berbalik melihatku, memastikan bahwa aku sudah siap, aku pun melihatnya, satu anggukan kepalaku sebagai tanda bahwa aku sudah siap, lalu dia pun tersenyum. Hening. Diam dan khusyuk . Memulai ritual wajib, menjalankan perintahNya. Dia mengangkat kedua tangannya keatas hingga sejajar dengan ujung telinganya sambil mengucapkan "Allahu Akbar". Aku pun sama mengikuti gerakannya. Sama seperti yang dia lakukan meskipun tidak pada waktu yang sama. Dia yang memulai, kemudian aku yang mengikutinya. Terdengar suaranya melafadzkan ayat-ayat cintaNya, merdu.




Begitu seterusnya. Dia memulai, dan aku mengikuti. Dari awal hingga akhir, tiada rukun yang terlewatkan, hingga berakhir  pada salam. Lalu kemudian dia berbalik. Memberikan tangan kanannya, akupun menyambutnya sama dengan tangan kananku,dan mencium i punggung tangannya.  Kemudian dia berbalik lagi. Duduk dengan tenang.  Setelah itu, ucapan-ucapan dzikir dan Shalawat terucap pelan dari bibirnya. Akupun sama, tapi suaraku sedikit lebih pelan darinya. Setelah ritual itu, dipenghujungnya, aku melihatnya mengangkat kedua tangan, sedikit menengadah. Sebaris doa pun ku dengar, teruntai dari bibirnya. Berbagai doa diucapkannya. Mulai dari Doa untuk kedua orang tua kami, dan keselamatan dunia akhirat. Terselip pula Doa sederhana untuk sebuah Cinta yang luar biasa.

“Yaa Allah, Ridhoi keluarga kecil kami, Berkahi setiap jalan yang kami lewati. Jadikan cinta kasih diantara kami menjadi cinta kasih yang sewajarnya. Cinta kasih yang tidak berlebihan karena kami tak ingin membuatMu cemburu. Jadikan segala hal yang kami lakukan semata-mata hanya untuk menggapai CintaMu.
Aamiin..”

Hmmmb..Shalat berdua yang begitu damai. Aku tertunduk. Ada rasa damai yang luar biasa dan terasa indah. Pelan-pelan aku merasakan sesuatu yang sangat sejuk mengalir didada. Menyusup hingga ke kedalaman hati. Tak terasa, Sesuatu yang hangat mengaburkan pandanganku, bulir-bulir air menghiasi mata, pelan-pelan menyusuri pipi. Setelah berdoa, dia berbalik.



Aku tak mampu lagi berkata-kata. Kupandangi wajah imamku itu dengan penuh seksama. Damai. Tampak seberkas kasih sayang yang tulus disana. Sosok yang tak pernah berputus asa membantu aku untuk terus memperbaiki diri. Sosok yang penuh kelembutan saat dia mengajarkan aku tentang banyak hal, ada kesabaran yang tinggi setiap kali dia menuntun hatiku yang keras ini. Ketika aku alpa, tak sedikitpun dia mengeluarkan ucapan-ucapan kekesalan. Aku salah, namun bukan kemarahan yang kudapat, melainkan sebuah nasehat mulia yang dia sampaikan dengan penuh kasih sayang. Ada kepercayaan setiap kali dia melihatku berusaha melakukan perubahan yang positif. Dia yang meyakinkan aku tiap aku merasa patah semangat. Dan Aku mencintai imamku karena Allah..





Berharap ditiap sholatku nanti, kudapatkan Imam seperti itu..
Khayalan tingkat tinggi.. :D
gag apalah..hehe
Tapi sebelum mendapatkan Imam seperti itu, harus belajar dulu menjadi makmum yang baik..
Siapkah?? Hmmb, teringat lagi postinganku mengenai Jodoh. Seperti kata Mario Teguh dan M.Faudzil Adhim Penulis Buku "Kupinang Engkau dengan Hamdalah", bahwa :

"..Sebelum Menetapkan Kriteria,
Kita hendaknya mengaca diri terlebih dulu sebelum menetapkan kriteria tentang pendamping hidup yang kita harapkan. Agaknya tidak realistis kita menuntut agar mendapatkan pendamping hidup yang sempurna, sementara ilmu diniyyah kita masih 'kedodoran' dan akhlak pun masih compang-camping .."
-M.Faudzil Adhim-


"..Jadilah pribadi yg SIAP untuk dikenalkan oleh tuhan kepada belahan jiwa kita.."
-Mario Teguh-


"..Bukan jodohnya yang Anda fikirkan sekarang, tetapi menjadilah diri yang sepantas-pantasnya bagi belahan jiwa yang sebaik-baiknya dan kalau kita sulit menemukan orang-orang untuk dicintai, perbaiki dulu cara kita dalam hidup ini, supaya kita lebih mudah di datangi cinta.."
-Mario Teguh-

Copas: http://bintangkejora87.blogspot.com/2011/04/khayalan-seorang-makmum

Tuesday, 10 April 2012

~*Bila Hati Bicara*~

Bismillahirrahmanirrahim...

Bila Hati Bicara
..Aku mencoba untuk berdialog dengan hati..

..Hati yang goyah terbolak-balikkan karena kuasa-NYA..
kuasa atas diriku dan kehidupanku

Tapi, aku akan slalu berusaha untuk tetap tenang..
..DIAM..
dan meyakinkan diri untuk tetap kuat bersandar pada mimpiku

Jika itu memang kamu , maka akan tetap kamu , dan jika bukan kamu , Aku yakin ALLAH akan menghapusmu , dan memberikan rasa yang lebih indah pada "dia" yang tepat.

Jika memang ini jalannya , maka akan kucoba untuk kutelusuri sepanjang jalan itu tapi jika bukan , maka akan terlewati saja , hingga menemukan jalan lain..

akan tetap kunikmati sepenggal kisah yang kan menjelang , atau yang akan tertinggal sebagai kenangan pada satu episode..

Aku percaya..
Rahasia ALLAH itu akan selalu indah , maka biarkanlah ia tetap jadi rahasia , sampai DIA mengijinkannya untuk terbuka dan suatu saat akan ada saatnya untuk dipublikasikan..
:)

"..Ketika Hati Bicara.."
Kusandarkan semua pada-MU ya Rabb , karena aku milik-MU


Tuesday, 27 March 2012

Kisah Cinta Ali dengan Fatimah Az zahra

Cinta tak pernah meminta untuk menanti. Ia mengambil kesempatan atau mempersilakan. Ia adalah keberanian, atau pengorbanan…

Ada rahasia terdalam di hati ‘Ali yang tak dikisahkannya pada siapapun. Fathimah. Karib kecilnya, puteri tersayang dari Sang Nabi yang adalah sepupunya itu, sungguh memesonanya. Kesantunannya, ibadahnya, kecekatan kerjanya, parasnya. Lihatlah gadis itu pada suatu hari ketika ayahnya pulang dengan luka memercik darah dan kepala yang dilumur isi perut unta.

Monday, 19 March 2012

Istikharah Cinta

Bersaksi cinta diatas cinta
Dalam alunan tasbih ku ini
Menerka hati yang tersembunyi
Berteman dimalam sunyi penuh do'a

Sebut nama Mu terukir merdu
Tertulis dalam sajadah cinta
Tetapkan pilihan sebagai teman
Kekal abadi hingga akhir zaman

Istikharah cinta memanggilku
Memohon petunjukmu
satu nama teman setia
Naluriku berkata

Dipenantian luahan rasa
Teguh satu pilihan
Pemenuh separuh nafasku
Dalam mahabbah rindu

diistikharah cinta.. 
Album : Istikharah Cinta
Munsyid : Sigma
http://liriknasyid.com
 

Wednesday, 14 March 2012

Karena Hati Bicara

Oki Setiana Dewi & Andy Arsyil

Mengharungi samudera mahligai nan suci
penuh gelombang silih berganti
semua adalah ujian penguat cinta
bila hati bicara
*courtesy of LirikLaguIndonesia.Net
* terkadang tak perlu terucap kata-kata
untuk selami dalamnya hatimu
susah senangmu jadi bagian hidupku
karena hati bicara


reff:
tatap manja matamu kisahkan berjuta cerita
hadirmu di hidupku memberikan berjuta makna
karunia Illahi mempersatukan dua hati
ku rasa yang kau rasa karena hati bicara


repeat *

repeat reff [3x]

ku rasa yang kau rasa karena hati bicara

Membuat Kimchi rumahan

Sebagai salah satu penggemar Kimchi makanan Korea, yang dulu sampai bela-belain beli di salah satu restoran korea di bandung dan dipaketin ...